Perhutani Pererat Hubungan dengan Masyarakat melalui Kegiatan Kajian Keagamaan

PEKALONGAN TIMUR (12/10/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Timur melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bawang menggelar kajian rutin keagamaan bersama masyarakat setempat. Kegiatan ini bertujuan mempererat tali silaturahmi, meningkatkan hubungan harmonis, serta membangun kedekatan antara Perhutani dan masyarakat sekitar hutan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala BKPH Bawang, Sugiarto, dan dipimpin langsung oleh Ustaz Nur Muhammad Zain. Kajian rutin ini menjadi sarana untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan keimanan dan ketakwaan, sekaligus membangun komunikasi yang baik antara jajaran Perhutani dan masyarakat.

Dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan, kajian berlangsung sebagai wadah untuk berbagi ilmu agama, memperkuat nilai-nilai moral, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan antara Perhutani dan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan semakin erat.

Kepala BKPH Bawang, Sugiarto, menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini memiliki nilai positif dalam membangun kedekatan dengan masyarakat. Selain menjadi sarana memperdalam pemahaman agama, kajian rutin juga menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi, menjaga kerukunan, dan menumbuhkan sikap saling menghormati.

Menurutnya, hubungan harmonis antara Perhutani dan masyarakat merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran pengelolaan hutan. Dengan terjalinnya silaturahmi dan komunikasi yang baik, diharapkan tumbuh kepedulian bersama terhadap kelestarian hutan serta tercipta lingkungan sosial yang aman, nyaman, dan kondusif.

Sementara itu, melalui kajian yang dipimpin oleh Ustaz Nur Muhammad Zain, masyarakat diharapkan memperoleh tambahan ilmu dan pemahaman keagamaan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam hubungan antarsesama maupun dalam menjaga keharmonisan lingkungan.

Perhutani KPH Pekalongan Timur melalui BKPH Bawang berkomitmen untuk terus membangun hubungan positif dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan. Upaya ini merupakan bagian dari pendekatan humanis Perhutani dalam membangun sinergi dengan masyarakat sebagai mitra penting dalam mendukung pengelolaan hutan yang lestari dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan kajian rutin ini, diharapkan semangat kebersamaan, persaudaraan, dan kepedulian sosial semakin tumbuh sehingga hubungan antara Perhutani dan masyarakat sekitar hutan dapat terus terjaga dengan baik. (Pkt/Ran)

Editor: Farah

Copyright ©️ 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *