Perhutani Purwodadi Tingkatkan Kesiapsiagaan Melalui Siaga Pos Bayangan Bersama LMDH di BKPH Jatipohon

PURWODADI, PERHUTANI (7/07/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi terus meningkatkan upaya perlindungan kawasan hutan pada musim kemarau dengan melaksanakan kegiatan siaga di pos bayangan petak 85C seluas 3,8 hektare, tanaman jati tahun tanam 2003, wilayah BKPH Jatipohon, pada Selasa (7/07). Kegiatan tersebut melibatkan jajaran Perhutani BKPH Jatipohon bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Jati Makmur Desa Sumber Jatipohon sebagai bentuk sinergi dalam menjaga keamanan dan kelestarian hutan.

Kegiatan siaga dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan hutan, khususnya ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang rawan terjadi pada musim kemarau. Selain melakukan penjagaan di pos bayangan, petugas juga memantau kondisi kawasan hutan, mengawasi aktivitas masyarakat di sekitar hutan, serta memberikan imbauan kepada warga agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun aktivitas lain yang dapat memicu terjadinya kebakaran.

Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Jatipohon, Tutut Sugianto, menyampaikan bahwa kegiatan siaga merupakan implementasi komitmen Perhutani dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus menindaklanjuti arahan Perhutani Divisi Regional Jawa Tengah agar seluruh jajaran meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau.

“Memasuki musim kemarau, seluruh personel Perhutani bersama LMDH kami siagakan untuk meningkatkan patroli dan penjagaan di titik-titik yang dianggap rawan. Upaya ini bertujuan mencegah terjadinya pencurian hasil hutan, perusakan kawasan, maupun kebakaran hutan dan lahan. Kami juga terus mengedukasi masyarakat agar tidak membakar sampah atau membuka lahan dengan cara membakar di sekitar kawasan hutan. Kelestarian hutan merupakan tanggung jawab bersama sehingga diperlukan kepedulian dan partisipasi seluruh elemen masyarakat,” jelas Tutut.

Ia menambahkan bahwa hutan memiliki fungsi yang sangat penting sebagai penyangga kehidupan, pengatur tata air, penyerap karbon, serta habitat berbagai jenis flora dan fauna. Oleh karena itu, menjaga hutan tetap lestari berarti menjaga keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat di masa mendatang.

Sementara itu, Ketua LMDH Jati Makmur, Saryono, mengungkapkan bahwa pihaknya siap mendukung langkah-langkah Perhutani dalam menjaga keamanan kawasan hutan melalui kegiatan siaga dan patroli bersama.

“Kami bersama anggota LMDH berkomitmen untuk selalu bersinergi dengan Perhutani dalam menjaga kawasan hutan. Apabila menemukan adanya indikasi kebakaran, aktivitas pembakaran liar, maupun gangguan keamanan lainnya, kami akan segera melaporkannya kepada petugas. Kami juga mengajak masyarakat agar ikut menjaga kelestarian hutan karena manfaatnya sangat besar bagi kehidupan, baik sebagai sumber air, penyangga lingkungan, maupun sumber penghidupan masyarakat sekitar hutan,” ujar Saryono.

Melalui kegiatan siaga pos bayangan yang dilakukan secara rutin, Perhutani KPH Purwodadi berharap potensi gangguan keamanan maupun kebakaran hutan dan lahan dapat dicegah sedini mungkin. Sinergi antara Perhutani dan LMDH menjadi kunci dalam mewujudkan kawasan hutan yang aman, lestari, produktif, serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan.

Editor : Diono

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *