Perhutani Salurkan Bantuan TJSL Dengan Menyerahkan Alat Depot Air Isi Ulang untuk BUMDes Rizki Barokan Desa Ngajaran

KEBONHARJO, (13/10/2026) | Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Tengah melalui Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kebonharjo menyalurkan bantuan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Tahun 2026 sebesar Rp17.000.000 untuk pengadaan alat depot air minum isi ulang bagi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Rizki Barokan, Desa Ngajaran, Kecamatan Sale, Kabupaten Rembang, Selasa (13/10).

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Administratur KPH Kebonharjo, Yohanes Eka Cahyadi, kepada Bupati Rembang, Harno. Penyerahan itu turut didampingi oleh Komandan Distrik Militer (Dandim) 0720/Rembang dan disaksikan oleh jajaran terkait setelah pembukaan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-130 Tahun 2026.

Administratur KPH Kebonharjo, Yohanes Eka Cahyadi, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan TJSL tersebut merupakan wujud nyata komitmen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam mendukung kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya di desa-desa sekitar kawasan hutan.

“Melalui bantuan alat depot air minum isi ulang ini, Perhutani berharap BUMDes Rizki Barokan, Desa Ngajaran, dapat mengelola unit usaha baru secara berkelanjutan. Selain mampu memenuhi kebutuhan air minum yang layak bagi warga sekitar, keberadaan unit usaha ini diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) serta kesejahteraan masyarakat setempat,” ujar Yohanes Eka Cahyadi.

Ia menambahkan bahwa bantuan sarana usaha tersebut merupakan salah satu program prioritas TJSL Perhutani untuk menggerakkan perekonomian desa di sekitar kawasan hutan. Perhutani tidak hanya berfokus pada pengelolaan dan pelestarian hutan, tetapi juga menjalankan tanggung jawab sosial untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Sementara itu, Bupati Rembang, Harno, menyambut baik dan mengapresiasi kepedulian serta kolaborasi yang terjalin dengan Perhutani KPH Kebonharjo. Menurutnya, bantuan alat depot air minum tersebut tepat sasaran karena dapat memberikan manfaat langsung bagi kesehatan dan perekonomian masyarakat Desa Ngajaran.

Program TJSL Perhutani tersebut sejalan dengan komitmen BUMN untuk terus memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat. Selain itu, program ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara Perhutani, pemerintah daerah, Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan masyarakat desa di sekitar kawasan hutan. (Kbh/Ari)

Editor: Intan

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *