Perhutani Semarang Perkuat Komunikasi dengan Pesanggem untuk Jaga Keamanan Hutan

SEMARANG (6/10/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Semarang melalui jajaran Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Manggar melaksanakan komunikasi sosial (komsos) bersama pesanggem atau masyarakat yang menggarap lahan di kawasan hutan sebagai upaya preventif untuk mencegah gangguan keamanan hutan (gukamhut) dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Bantengan, BKPH Manggar, bersama Supardi dan Sutikno di Petak 137 RPH Bantengan, BKPH Manggar, yang secara administratif berada di Desa Penadaran, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan.

Komsos dilakukan dengan masyarakat yang beraktivitas dan menggarap lahan di kawasan hutan. Melalui kegiatan tersebut, jajaran Perhutani membangun komunikasi secara langsung sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kelestarian kawasan hutan.

Kepala BKPH Manggar, Hadis, saat ditemui di Kantor BKPH Manggar, menyampaikan bahwa komunikasi dengan masyarakat sekitar kawasan hutan menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan gukamhut dan karhutla.

“Melalui komsos ini kami terus membangun komunikasi dengan masyarakat, khususnya pesanggem yang beraktivitas di kawasan hutan. Kami mengajak bersama-sama menjaga keamanan kawasan dan mencegah terjadinya gukamhut maupun karhutla,” ujar Hadis.

Sementara itu, Sutikno menyampaikan bahwa komunikasi secara langsung dengan petugas Perhutani dapat mempererat hubungan sekaligus mendukung upaya menjaga keamanan kawasan hutan.

“Kami berkomunikasi dengan petugas Perhutani dan ikut menjaga kawasan hutan agar tetap aman. Jika ada hal-hal yang berpotensi menimbulkan gangguan, tentu dapat segera disampaikan,” ungkap Sutikno.

Kegiatan komsos berlangsung dalam kondisi aman dan terkendali. Perhutani berharap komunikasi yang terjalin dengan masyarakat dapat terus ditingkatkan sehingga pencegahan gukamhut dan karhutla dapat dilakukan secara bersama-sama. (Smg/Noe)

Editor: Annisha

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *