Purworejo, KPH Kedu Selatan (14/9) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Selatan melalui Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Karanggayam, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Karanganyar, melaksanakan patroli bersama jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Sruweng dan Pemerintah Desa Penusupan pada Sabtu (12/09). Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk menjaga keamanan kawasan hutan sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Patroli dipimpin oleh Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Karanggayam Budi Yuwoni bersama jajaran. Turut serta dalam kegiatan tersebut Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Sruweng Mariman, Kepala Unit Profesi dan Pengamanan (Kanit Propam) Polsek Sruweng Paryono Zuhri, Bhabinkamtibmas Polsek Sruweng Dakirman dan Ramdhan Eka, serta Penjabat Kepala Desa Penusupan Sri Sulistyowati bersama perangkat desa.
Kegiatan patroli dilakukan dengan menyusuri wilayah kerja RPH Karanggayam untuk memantau kondisi keamanan kawasan hutan sekaligus mengantisipasi berbagai potensi gangguan yang dapat mengancam kelestarian hutan. Selain patroli, tim juga melaksanakan sosialisasi pencegahan Karhutla kepada masyarakat.
Dalam sosialisasi tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai bahaya dan dampak Karhutla serta pentingnya meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan di sekitar kawasan hutan. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran secara sembarangan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi menyebabkan kebakaran.
Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Karanggayam Budi Yuwoni menyampaikan bahwa pencegahan Karhutla memerlukan keterlibatan dan kepedulian seluruh pihak. Sinergi antara Perhutani, kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan kondisi kawasan hutan yang aman, tertib, dan kondusif.
Sementara itu, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Sruweng Mariman menyampaikan bahwa sinergi antarlembaga sangat penting dalam menjaga keamanan wilayah sekaligus mencegah terjadinya Karhutla. Menurutnya, upaya pencegahan akan lebih efektif apabila dilakukan secara bersama-sama dan melibatkan seluruh unsur terkait.
Melalui patroli bersama dan sosialisasi yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan koordinasi antara Perhutani, kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat semakin kuat sehingga keamanan kawasan hutan dapat terjaga serta potensi Karhutla dapat dicegah sejak dini. (Kds/Bhs).
Editor: Baim
Copyright © 2026













Leave a Reply