KEDU UTARA, (15/10/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara melaksanakan kegiatan pengamanan hutan di Petak 17 serta komunikasi sosial (komsos) bersama masyarakat Desa Seloprojo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, pada Selasa (13/10). Kegiatan yang berada di wilayah kerja Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Pagergunung, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ambarawa, ini dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan kawasan hutan sekaligus menciptakan rasa aman bagi masyarakat sekitar.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah preventif Perhutani untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan hutan, mempererat hubungan dengan masyarakat, serta menggali potensi desa yang dapat dikembangkan melalui kerja sama dengan berbagai pihak.
Melalui pendekatan preventif dan komunikasi langsung, Perhutani berupaya membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga kelestarian hutan. Masyarakat juga didorong untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan, mengantisipasi potensi gangguan, serta menciptakan hubungan yang harmonis antara pengelola hutan dan warga sekitar.
Administratur KPH Kedu Utara melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ambarawa, Herman Sutrisno, menyampaikan bahwa keamanan hutan tidak dapat diwujudkan hanya melalui kegiatan pengawasan, tetapi juga membutuhkan dukungan dan keterlibatan masyarakat.
“Upaya preventif merupakan langkah penting untuk meminimalkan potensi gangguan keamanan hutan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat sekitar. Melalui komunikasi sosial, Perhutani ingin meningkatkan sinergi dengan warga, menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian hutan, serta menggali potensi desa yang dapat dikembangkan bersama,” ujar Herman.
Mitra Perhutani, Paryo, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, komunikasi secara langsung menjadi sarana penting untuk mempererat hubungan antara Perhutani dan masyarakat, sekaligus menyampaikan aspirasi serta mengenali potensi yang dimiliki desa.
“Kami berharap komunikasi dan kerja sama seperti ini terus dilakukan. Dengan hubungan yang baik, masyarakat dapat ikut menjaga keamanan hutan sekaligus bersama-sama mengembangkan potensi desa yang bermanfaat bagi warga,” ungkap Paryo.
Perhutani KPH Kedu Utara berharap kegiatan pengamanan hutan dan komsos di Desa Seloprojo dapat meningkatkan kolaborasi antara petugas dan masyarakat. Melalui sinergi yang berkelanjutan, keamanan kawasan hutan, keselamatan masyarakat, serta pengembangan potensi desa diharapkan dapat berjalan beriringan demi mewujudkan hutan yang lestari dan masyarakat yang sejahtera. (Kdu/Nurul)
Editor: Baim
Copyright ©️ 2026













Leave a Reply