Perhutani Tingkatkan Sinergi dengan Pemerintah Desa Tambi

Perhutani Tingkatkan Sinergi dengan Pemerintah Desa Tambi

KEDU UTARA, (07/09/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Wonosobo melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) dan koordinasi bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Tambi, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Kegiatan tersebut membahas penguatan keamanan hutan, antisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), sekaligus menggali potensi Desa Tambi yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan, Jumat (04/09/2026).

Wilayah Desa Tambi memiliki keterkaitan erat dengan kawasan hutan Perhutani yang berada di wilayah kerja Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sigedang, BKPH Wonosobo. Kondisi tersebut menjadikan sinergi antara Perhutani dan pemerintah desa penting untuk membangun kesadaran bersama dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus mendorong pemanfaatan potensi desa yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dalam koordinasi tersebut turut hadir Ketua Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tambi yang sekaligus merupakan pengurus sumber mata air Desa Tambi. Pembahasan diarahkan pada pentingnya menjaga kawasan hutan sebagai penyangga lingkungan dan sumber kehidupan masyarakat, termasuk keberadaan mata air yang perlu dilindungi secara bersama-sama.

Administratur KPH Kedu Utara melalui Kepala BKPH Wonosobo Naufal Rafif menyampaikan bahwa komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah desa merupakan bagian penting dalam membangun kolaborasi untuk menjaga kawasan hutan.

“Perhutani terbuka untuk membangun sinergi dengan Pemerintah Desa Tambi dan masyarakat. Keamanan hutan, pencegahan Karhutla, serta perlindungan sumber mata air membutuhkan kepedulian dan peran bersama. Di sisi lain, potensi desa dapat kita gali dan kembangkan dengan tetap memperhatikan kelestarian kawasan hutan,” ujar Naufal.

Sementara itu, Kepala Desa Tambi Wahyono menyambut baik koordinasi tersebut. Menurutnya, keberadaan hutan memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat Desa Tambi sehingga perlu dijaga bersama.

“Kami siap bersinergi dengan Perhutani dalam menjaga keamanan hutan dan mengantisipasi Karhutla. Potensi desa, termasuk sumber mata air serta potensi wisata dan ekonomi masyarakat, akan kami dorong agar dapat berkembang dengan baik tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan,” ungkap Wahyono.

Melalui sinergi tersebut, Perhutani dan Pemerintah Desa Tambi berkomitmen memperkuat kolaborasi antara pengelolaan hutan, perlindungan lingkungan, dan pengembangan potensi desa demi terwujudnya hutan lestari serta masyarakat desa hutan yang semakin sejahtera. (Kdu/Nurul)

Editor: Baim

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *