PEKALONGAN TIMUR (20/08/2026) | Perum Perhutani KPH Pekalongan Timur menunjukkan kepedulian terhadap kesejahteraan penyadap getah pinus melalui penyerahan bantuan pakaian layak pakai kepada para penyadap, Kamis (20/08). Bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian sekaligus upaya mempererat hubungan antara Perhutani dan masyarakat yang berkontribusi dalam kegiatan penyadapan hasil hutan bukan kayu.
Salah satu penyadap yang menerima bantuan tersebut adalah Lukman. Penyerahan berlangsung sederhana dalam suasana penuh keakraban. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk membangun komunikasi yang lebih dekat antara jajaran Perhutani dan para penyadap yang setiap hari menjalankan aktivitas di lapangan.
Wakil Administratur KPH Pekalongan Timur, Toto Suwaranto, menyampaikan bahwa kepedulian terhadap penyadap merupakan bagian dari pembinaan sumber daya manusia di lapangan. Menurutnya, para penyadap memiliki peran penting dalam mendukung produktivitas getah pinus sehingga perhatian terhadap kesejahteraan mereka juga perlu terus diberikan.
“Bantuan ini mungkin sederhana, tetapi kami berharap dapat memberikan manfaat bagi para penyadap. Ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan kami dengan rekan-rekan penyadap yang setiap hari bekerja di lapangan untuk mendukung produktivitas getah pinus,” ujar Toto.
Ia juga mengapresiasi dedikasi para penyadap yang menjalankan pekerjaan dengan penuh tanggung jawab. Selain menjaga produktivitas, para penyadap diharapkan terus berperan dalam menjaga keamanan dan kelestarian kawasan hutan tempat mereka bekerja.
Bagi para penyadap, perhatian tersebut tidak hanya dinilai dari bentuk bantuan yang diterima. Komunikasi dan kepedulian dari jajaran Perhutani juga menjadi penyemangat dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari.
Lukman menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, perhatian sederhana seperti pakaian layak pakai menjadi bentuk penghargaan terhadap pekerjaan para penyadap sekaligus menambah motivasi untuk terus bekerja dengan baik.
“Terima kasih atas perhatian yang diberikan. Bantuan ini sangat bermanfaat dan menjadi penyemangat bagi kami dalam menjalankan aktivitas penyadapan,” ujar Lukman.
Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan hutan tidak hanya berbicara mengenai pencapaian produksi. Di balik setiap hasil getah yang dikumpulkan, terdapat tenaga dan dedikasi para penyadap yang bekerja langsung di kawasan hutan.
Karena itu, membangun hubungan yang humanis dan harmonis dengan para penyadap menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang baik. Kepedulian yang diberikan diharapkan dapat memperkuat rasa kebersamaan sekaligus mendorong semangat untuk menjaga produktivitas secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, KPH Pekalongan Timur menegaskan komitmennya untuk terus membangun kebersamaan dengan para penyadap. Perhatian terhadap kesejahteraan pekerja berjalan beriringan dengan upaya menjaga produktivitas, keamanan, dan kelestarian hutan. Perhutani hadir bersama para penyadap, membangun kepedulian dari lapangan untuk mewujudkan hutan yang lestari dan produktivitas yang berkelanjutan. (Pkt/Ran)
Editor: Baim
Copyright © 2026
















Leave a Reply