PEKALONGAN TIMUR (02/06/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Timur menghadiri Rapat Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Kabupaten Pekalongan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Pekalongan sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan serta memperkuat sinergi dengan para pemangku kepentingan. Dalam kegiatan tersebut, Perhutani diwakili oleh Kepala Sub Seksi Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan (K3L), Yuwono Muktiarso, yang hadir mewakili Administratur KPH Pekalongan Timur.
Rapat dihadiri berbagai unsur perangkat daerah, instansi vertikal, badan usaha milik negara (BUMN), badan usaha milik daerah (BUMD), akademisi, serta para pemangku kepentingan yang berperan dalam mendukung arah pembangunan Kabupaten Pekalongan. Hadir pula Suhartoyo dari Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Pekalongan yang memimpin pembahasan terkait perencanaan pembangunan daerah dan sinkronisasi program lintas sektor.
Dalam forum tersebut, berbagai isu strategis pembangunan daerah menjadi fokus pembahasan, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan kesejahteraan masyarakat, penguatan sektor ekonomi, pelestarian lingkungan hidup, mitigasi bencana, hingga pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan. Kehadiran Perhutani dalam forum tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung penyusunan kebijakan pembangunan yang memperhatikan aspek kelestarian lingkungan dan keberlanjutan sumber daya hutan.
Mewakili Administratur KPH Pekalongan Timur, Yuwono Muktiarso menyampaikan bahwa Perhutani memiliki komitmen kuat untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung program pembangunan yang berwawasan lingkungan. Menurutnya, kawasan hutan memiliki fungsi strategis tidak hanya sebagai sumber daya ekonomi, tetapi juga sebagai penyangga kehidupan yang berperan dalam menjaga keseimbangan ekosistem, konservasi sumber daya air, serta mitigasi perubahan iklim.
Ia menjelaskan bahwa Perhutani senantiasa mendukung berbagai program pemerintah daerah yang sejalan dengan prinsip pengelolaan hutan lestari. Oleh karena itu, koordinasi dan komunikasi yang baik antara Perhutani dan pemerintah daerah menjadi hal yang sangat penting guna menciptakan pembangunan yang harmonis antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.
“Perhutani menyambut baik pelaksanaan forum perencanaan pembangunan daerah ini sebagai sarana koordinasi dan sinkronisasi program antarinstansi. Kami berharap berbagai program pembangunan yang direncanakan dapat berjalan selaras dengan upaya pelestarian lingkungan dan pengelolaan hutan yang berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat secara luas,” ungkap Yuwono Muktiarso.
Dalam kesempatan tersebut, peserta rapat juga membahas berbagai peluang kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan wilayah, termasuk pengembangan kawasan pedesaan, pemberdayaan masyarakat sekitar hutan, peningkatan ketahanan lingkungan, serta penguatan ekonomi berbasis potensi lokal. Perhutani sebagai pengelola kawasan hutan negara di wilayah Kabupaten Pekalongan memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai program tersebut melalui pengelolaan hutan yang produktif dan berkelanjutan.
Sementara itu, Suhartoyo dari Bapperida Kabupaten Pekalongan menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan, termasuk Perhutani, dalam mendukung proses perencanaan pembangunan daerah. Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak sangat diperlukan untuk menghasilkan perencanaan yang komprehensif, realistis, dan mampu menjawab tantangan pembangunan pada masa mendatang.
Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilaksanakan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi dan sinergi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, masyarakat, dan berbagai lembaga terkait. Dengan demikian, setiap program yang direncanakan dapat memberikan dampak optimal bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.
Melalui keikutsertaannya dalam Rapat Rencana Pembangunan Daerah tersebut, Perhutani KPH Pekalongan Timur kembali menunjukkan komitmennya untuk menjadi bagian dari pembangunan daerah yang berkelanjutan. Perhutani meyakini bahwa pengelolaan hutan yang baik harus berjalan seiring dengan pembangunan wilayah dan pemberdayaan masyarakat sehingga tercipta keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya alam dan pelestarian lingkungan.
Partisipasi aktif Perhutani dalam berbagai forum koordinasi pembangunan juga menjadi wujud nyata implementasi tata kelola perusahaan yang baik, transparan, dan kolaboratif. Dengan terjalinnya komunikasi yang intensif antara Perhutani dan pemerintah daerah, diharapkan berbagai program pembangunan di Kabupaten Pekalongan dapat berjalan lebih efektif, terintegrasi, serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat dan lingkungan.
Kegiatan rapat ditutup dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk terus memperkuat sinergi dan koordinasi dalam mendukung pembangunan Kabupaten Pekalongan yang maju, berdaya saing, berkelanjutan, serta tetap memperhatikan kelestarian sumber daya alam sebagai aset penting bagi generasi mendatang. (Pkt/Ran)
Editor: Hening
Copyright © 2026
















Leave a Reply