Subah Siaga, Perhutani Bersama Forkopimcam Batang Komit Babat Habis Penyakit Masyarakat dan Penjarah Hutan

KENDAL (24/06/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kendal melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Subah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Subah menggelar rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka mengantisipasi tindak kejahatan, seperti pencurian, begal, illegal logging, serta berbagai penyakit masyarakat lainnya. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Rabu (24/06).

Rapat dipimpin langsung oleh Camat Subah dan dihadiri jajaran Forkopimcam Subah yang terdiri atas Koramil dan Polsek Subah, Perhutani, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta perwakilan tokoh pemuda.

Administratur KPH Kendal Muhadi melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Subah Budi Karyanto menyampaikan dalam beberapa waktu terakhir berbagai tindak kejahatan dan gangguan keamanan mengalami peningkatan, mulai dari kenakalan remaja, tawuran, begal, balap liar, illegal logging, hingga berbagai bentuk penyakit masyarakat lainnya.

Menurutnya, kondisi tersebut terjadi di berbagai daerah dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti keterbatasan lapangan pekerjaan, kenaikan harga kebutuhan pokok, serta kondisi sosial yang berdampak pada meningkatnya potensi gangguan keamanan, termasuk di kawasan hutan.

“Melalui rapat koordinasi lintas sektoral yang diikuti jajaran Forkopimcam, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda ini, kami sepakat dan optimistis untuk mewujudkan wilayah Subah yang aman, tertib, dan nyaman,” ujar Budi.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pemangku kepentingan di wilayah Kecamatan Subah. Menurutnya, sinergi antara Perhutani dan Forkopimcam perlu terus dipelihara melalui komunikasi, silaturahmi, dan kekompakan dalam menjalankan tugas bersama.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pihak. Sinergi yang baik selama ini telah menciptakan kondisi wilayah yang aman dan kondusif, termasuk dari gangguan begal, pencurian kendaraan bermotor, maupun illegal logging,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Subah Muhammad Yasin menyatakan kesiapan pemerintah kecamatan untuk mendukung Perhutani dalam menjaga keamanan lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kegiatan ini memiliki makna penting karena setiap tugas akan terasa lebih ringan apabila dipikirkan dan dilaksanakan bersama. Masyarakat menginginkan kondisi yang aman, nyaman, dan tenteram, baik dari tindak kejahatan maupun berbagai bentuk penyakit masyarakat lainnya,” kata Yasin.

Ia menambahkan bahwa rapat koordinasi seperti ini perlu terus dilaksanakan sebagai sarana memperkuat sinergi dan persaudaraan antarinstansi serta seluruh pemangku kepentingan di tingkat kecamatan.

“Melalui sinergi yang kuat, kita dapat menjalankan tugas dengan lebih baik sekaligus mempererat hubungan antarinstansi demi terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat,” tegasnya.

Perwakilan tokoh pemuda Desa Kalimanggis, Erik Wicaksono, juga menyampaikan apresiasi kepada Forkopimcam Subah dan Perhutani yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.

“Kami dari kalangan pemuda sangat mendukung berbagai upaya untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban. Kami siap berpartisipasi dalam menjaga keamanan lingkungan agar wilayah Subah dan sekitarnya tetap aman dan kondusif,” ungkap Erik.

Melalui kegiatan ini, Perhutani bersama Forkopimcam Subah dan seluruh elemen masyarakat berkomitmen memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, termasuk kawasan hutan, sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi masyarakat. (Kom-PHT/Knd/Mwn).

Editor: Lutfi Ardiansyah

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *