Sukardi Tegaskan Anggota LMDH Subur Makmur Siap Jadi Garda Depan Pencegahan Api

KEDU UTARA (04/06/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) dan patroli preventif bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Subur Makmur di petak 11 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kwadungan, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Temanggung, yang secara administratif berada di Desa Giripurno, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, pada Selasa (02/06). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya memperkuat sinergi pengamanan hutan sekaligus memberikan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kepada para pesanggem menjelang musim kemarau.

Kegiatan diikuti oleh jajaran petugas Perhutani BKPH Temanggung, anggota LMDH Subur Makmur, perangkat desa, serta para pesanggem yang beraktivitas di kawasan hutan. Selain menyusuri kawasan hutan melalui patroli lapangan, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian hutan serta langkah-langkah pencegahan terjadinya kebakaran hutan.

Dalam kegiatan tersebut, peserta patroli melakukan pemantauan kondisi tegakan, pengecekan titik-titik yang berpotensi rawan gangguan keamanan hutan, serta memastikan tidak terdapat aktivitas yang dapat memicu kebakaran. Sosialisasi juga menekankan larangan membakar sisa tanaman maupun sampah di sekitar kawasan hutan, terutama saat kondisi cuaca mulai memasuki musim kemarau.

Administratur KPH Kedu Utara melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Temanggung, Youdiyanto, menyampaikan bahwa kegiatan komsos dan patroli preventif merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran bersama dalam menjaga kelestarian kawasan hutan.

“Perhutani terus mengedepankan pendekatan persuasif melalui komunikasi sosial kepada masyarakat sekitar hutan. Melalui kegiatan ini, Perhutani mengajak seluruh pesanggem, anggota LMDH Subur Makmur, dan masyarakat Desa Giripurno untuk bersama-sama menjaga keamanan hutan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan. Hutan yang aman dan lestari akan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat maupun lingkungan,” ujarnya.

Kepala Desa Giripurno, Arif Kurniawan, mengapresiasi langkah Perhutani yang terus melibatkan masyarakat dalam kegiatan perlindungan hutan. Menurutnya, kolaborasi antara Perhutani, pemerintah desa, dan LMDH Subur Makmur menjadi faktor penting dalam menjaga kawasan hutan agar tetap aman dan produktif.

“Kami mendukung penuh kegiatan ini karena memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga hutan. Selain sebagai penyangga lingkungan, kawasan hutan juga memberikan manfaat ekonomi bagi warga. Oleh karena itu, kesadaran untuk mencegah kebakaran dan gangguan keamanan hutan harus terus ditingkatkan,” katanya.

Sementara itu, Ketua LMDH Subur Makmur, Sukardi, menyatakan kesiapan anggotanya untuk terus bersinergi dengan Perhutani dalam menjaga kawasan hutan dari berbagai potensi gangguan.

“Kami bersama anggota LMDH siap membantu Perhutani dalam menjaga keamanan hutan. Melalui sosialisasi seperti ini, masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kawasan hutan dan tidak melakukan tindakan yang dapat menyebabkan kebakaran maupun kerusakan hutan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan komsos dan patroli preventif tersebut, Perhutani berharap terjalin komunikasi yang semakin baik dengan masyarakat desa hutan sehingga upaya perlindungan dan pelestarian hutan dapat berjalan secara optimal. Sinergi yang kuat antara Perhutani, pemerintah desa, LMDH Subur Makmur, dan para pesanggem diharapkan mampu menciptakan kawasan hutan yang aman, lestari, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi generasi saat ini maupun mendatang. (Kdu/Nurul)

Editor: Hening

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *