Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Balapulang ajak anak SLTA, SMEA dan SMK Konservasi Flora dan Faona dampak Kemarau Elnino

BALAPULANG, (2/11/2026) | Kemarau panjang pada tahun 2026 menyebabkan sejumlah habitat hutan di wilayah KPH Balapulang mengalami kekeringan sehingga ketersediaan sumber air dan pakan bagi satwa liar berkurang. Menyikapi kondisi tersebut, Perum Perhutani KPH Balapulang menggandeng perwakilan pelajar SLTA dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) dalam apel Senin di halaman kantor KPH Balapulang. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengajak para pelajar dan masyarakat berpartisipasi dalam upaya pemulihan hutan melalui penanaman pohon serta pelestarian flora dan fauna.

Pembina apel sekaligus Administratur KPH Balapulang, Angkat Wijanto, menjelaskan bahwa flora merupakan seluruh jenis tumbuhan yang hidup di suatu wilayah atau habitat tertentu, sedangkan fauna adalah seluruh jenis hewan yang hidup dalam suatu ekosistem pada kurun waktu tertentu.

Ia juga menyampaikan bahwa dampak kekeringan terhadap habitat satwa liar mulai terlihat. Beberapa waktu lalu, misalnya, babi hutan masuk ke kawasan permukiman warga untuk mencari makan dan minum, bahkan terlihat bersama anak-anaknya.

“Kita harus mencintai hewan dan tanaman yang ada di hutan sekitar kita. Akibat kemarau panjang, banyak tanaman yang mengering, bahkan hewan-hewan di hutan kekurangan air sehingga sampai masuk ke permukiman warga. Kami mengajak para pelajar SLTA dan anggota LMDH untuk bersama-sama mencintai flora dan fauna, memulihkan beberapa pohon yang mati akibat kekeringan, serta mengembalikan fungsi hutan sebagaimana mestinya. Mari kita lakukan konservasi,” kata Angkat.

Perwakilan pelajar SMK Negeri 1 Slawi, Anisa Aulia Muninggar, mengapresiasi langkah KPH Balapulang yang melibatkan pelajar, LMDH, dan tokoh masyarakat dalam upaya konservasi flora dan fauna. Ia berharap sinergi antara Perhutani, pelajar, masyarakat, dan LMDH dapat terus terjalin dengan baik. “Semoga sinergi antara Perhutani, pelajar, masyarakat, dan LMDH dapat terus terjalin dengan baik,” terang Anisa.

Melalui kegiatan ini, Perhutani KPH Balapulang berharap kepedulian pelajar dan masyarakat terhadap kelestarian hutan semakin meningkat. Keterlibatan berbagai pihak diharapkan dapat mendukung pemulihan kawasan hutan yang terdampak kekeringan sekaligus menjaga kelestarian flora dan fauna agar fungsi ekosistem hutan tetap terpelihara.(Bpl/Jul).

Editor : Baim

Copyright@2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *