PURWODADI, PERHUTANI (03/11/2026) | Sebagai langkah preventif dalam meningkatkan keselamatan masyarakat sekaligus mengantisipasi potensi bencana alam di kawasan hutan, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi melaksanakan pemasangan banner peringatan bencana alam dan pohon tumbang di petak 68-1 dengan luas 12,20 hektare, wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Tumpuk, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Tumpuk, Senin (2/11).
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh jajaran Perhutani BKPH Tumpuk sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat, khususnya warga desa sekitar hutan yang kerap melakukan aktivitas di dalam maupun di sekitar kawasan hutan. Pemasangan banner ini bertujuan memberikan informasi sekaligus peringatan dini kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai potensi bahaya, terutama menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu dan kemungkinan terjadinya pohon tumbang.
Selain memasang banner peringatan, petugas Perhutani juga memberikan imbauan secara langsung kepada masyarakat agar senantiasa memperhatikan kondisi lingkungan sebelum memasuki kawasan hutan. Warga diminta menghindari berteduh di bawah pohon-pohon besar ketika terjadi hujan lebat disertai angin kencang, tidak beraktivitas di sekitar pohon yang terlihat lapuk atau berpotensi roboh, serta meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur-jalur hutan.
Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Tumpuk, Sudaryono, menyampaikan bahwa pemasangan banner peringatan tersebut merupakan salah satu upaya nyata Perhutani dalam memberikan perlindungan dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi risiko bencana alam di kawasan hutan.
“Keselamatan masyarakat merupakan hal yang sangat penting. Melalui pemasangan banner peringatan bencana alam dan pohon tumbang ini, kami berharap masyarakat dapat lebih memahami potensi bahaya yang mungkin terjadi saat beraktivitas di kawasan hutan. Kami juga mengimbau agar warga selalu berhati-hati, terutama ketika terjadi hujan deras dan angin kencang. Jangan memaksakan diri untuk beraktivitas apabila kondisi cuaca maupun lingkungan hutan tidak memungkinkan,” ungkap Sudaryono.
Sementara itu, Sukarno, salah satu warga Dusun Tumpuk, menyambut baik langkah Perhutani dalam memberikan peringatan dan imbauan kepada masyarakat. Menurutnya, keberadaan banner tersebut sangat bermanfaat sebagai pengingat bagi warga agar lebih memperhatikan keselamatan ketika beraktivitas di kawasan hutan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Perhutani yang telah memasang banner peringatan dan memberikan imbauan kepada masyarakat. Informasi ini sangat bermanfaat bagi warga, sehingga kami bisa lebih berhati-hati ketika masuk ke kawasan hutan, terlebih saat musim hujan dan angin kencang yang berisiko menyebabkan pohon tumbang,” ujarnya Sukarno.
Melalui kegiatan tersebut, Perhutani KPH Purwodadi berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan dan kewaspadaan bencana semakin meningkat. Perhutani juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, keselamatan, serta kelestarian hutan melalui kepedulian terhadap lingkungan dan kepatuhan terhadap imbauan petugas.
Upaya preventif ini menjadi bagian dari komitmen Perhutani dalam menjalankan pengelolaan hutan secara berkelanjutan, tidak hanya menjaga kelestarian sumber daya hutan, tetapi juga memperhatikan aspek keselamatan dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang hidup berdampingan dengan kawasan hutan.
Editor : Diono















Leave a Reply