CEPU (02/11/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cepu melaksanakan penjagaan terhadap armada kendaraan angkutan tebangan yang mengalami kerusakan saat menjalankan aktivitas pengangkutan kayu di kawasan hutan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kendaraan tetap dalam pengawasan serta mengantisipasi berbagai kemungkinan yang tidak diinginkan.
Wakil Administratur KPH Cepu Lukman Jayadi mengatakan bahwa penjagaan terhadap armada angkutan tebangan yang mengalami kerusakan merupakan langkah antisipatif untuk menjaga keamanan kendaraan maupun muatan kayu yang diangkut. Menurutnya, keberadaan petugas di lokasi menjadi bagian penting dalam mencegah terjadinya gangguan keamanan serta memastikan situasi tetap terkendali selama proses perbaikan kendaraan berlangsung.
“Penjagaan armada tebangan dilakukan untuk mengantisipasi dan menjaga agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kami ingin memastikan kendaraan beserta muatan kayu tetap aman, sehingga kegiatan pengangkutan hasil hutan dapat berjalan dengan tertib dan sesuai ketentuan,” ungkap Lukman Jayadi.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Nglebur Karyono menyampaikan bahwa pengawasan dan penjagaan di lokasi kendaraan mengalami kerusakan merupakan bentuk tanggung jawab petugas dalam menjaga keamanan aset perusahaan. Ia juga menegaskan pentingnya koordinasi antara petugas lapangan, pengemudi, dan pihak terkait agar penanganan kendaraan dapat dilakukan dengan baik tanpa menimbulkan permasalahan baru.
Di sisi lain, Supriyadi selaku sopir armada angkutan mengapresiasi perhatian dan kesigapan petugas Perhutani yang turut melakukan penjagaan ketika kendaraan mengalami kerusakan. Menurutnya, keberadaan petugas memberikan rasa aman dan membantu memastikan kendaraan maupun muatan kayu tetap terjaga selama menunggu proses perbaikan.
Melalui kegiatan penjagaan tersebut, Perhutani KPH Cepu menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan kelancaran kegiatan pengangkutan hasil hutan. Selain sebagai langkah pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan, kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara petugas lapangan dan pengemudi dalam mendukung pelaksanaan pekerjaan kehutanan yang aman, tertib, dan bertanggung jawab. (Cpu/Pai).
Editor: Nisa
Copyright © 2026














Leave a Reply