Perhutani Gali Potensi Wisata Desa Balesari untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

KEDU UTARA, (03/11/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara terus memperkuat komunikasi sosial (komsos) bersama masyarakat sekitar kawasan hutan guna menjaga keamanan hutan sekaligus menggali potensi desa yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Balesari, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang, pada Sabtu (31/10). Secara kewilayahan, desa tersebut berada di sekitar kawasan hutan Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kalegen, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Magelang.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Balesari, Babinsa Desa Balesari, serta jajaran Perhutani. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh semangat kebersamaan dengan pembahasan meliputi koordinasi keamanan hutan, penguatan hubungan kemasyarakatan, serta penggalian potensi lokal yang dapat dikembangkan bersama.

Salah satu potensi unggulan Desa Balesari adalah destinasi wisata pendakian Puncak Giyanti yang dikelola oleh Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wana Lestari melalui pola kerja sama kemitraan dengan Perhutani. Keberadaan destinasi wisata tersebut menjadi peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi desa sekaligus menciptakan kegiatan ekonomi produktif.

Administratur KPH Kedu Utara melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Magelang, Yulianto, menyampaikan bahwa komunikasi sosial merupakan bagian penting dalam membangun sinergi dengan seluruh elemen masyarakat.

“Keamanan dan kelestarian hutan membutuhkan dukungan serta kepedulian bersama. Perhutani juga mendorong agar potensi wisata Puncak Giyanti dapat terus dikembangkan. Harapannya, keberadaan wisata ini mampu memberikan manfaat nyata dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Balesari,” ungkap Yulianto.

Sementara itu, Kepala Desa Balesari, Siswanto, menyambut baik komunikasi dan sinergi yang dibangun Perhutani. Menurutnya, potensi wisata Puncak Giyanti memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai salah satu penggerak ekonomi desa sekaligus membuka kesempatan usaha bagi masyarakat setempat.

Melalui kegiatan ini, Perhutani berharap kolaborasi bersama pemerintah desa, Tentara Nasional Indonesia (TNI), LMDH, dan masyarakat semakin kuat. Dengan komunikasi yang berkesinambungan, keamanan hutan diharapkan tetap terjaga dan potensi desa dapat berkembang secara optimal demi terwujudnya hutan lestari dan masyarakat sejahtera. (Kdu/Nurul)

Editor: Baim

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *