DEMAK, (01/11/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Semarang melalui Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Brabo, Gatot Joko Sukendar, melaksanakan komunikasi sosial (komsos) bersama masyarakat Desa Jragung, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, pada Minggu (01/11). Kegiatan tersebut berlangsung di kediaman Yudi, salah satu warga desa hutan setempat, sebagai upaya mempererat hubungan dan membangun komunikasi antara Perhutani dengan masyarakat sekitar hutan.
Pertemuan berlangsung secara langsung dalam suasana kekeluargaan. Melalui kegiatan ini, Perhutani membuka ruang komunikasi dengan masyarakat untuk menjalin hubungan yang harmonis, memperkuat koordinasi, serta mengetahui kondisi dan informasi yang berkembang di lingkungan sekitar kawasan hutan.
Komsos menjadi salah satu pendekatan yang dilakukan jajaran Perhutani untuk membangun kedekatan dengan masyarakat desa hutan. Komunikasi yang baik diharapkan dapat mendukung kelancaran pelaksanaan tugas di lapangan sekaligus menumbuhkan kepedulian bersama terhadap keberadaan dan kelestarian kawasan hutan.
Wakil Administratur KPH Semarang, Andi Henu Susanto, saat ditemui di tempat berbeda, menyampaikan bahwa komunikasi dengan masyarakat merupakan bagian penting dalam mendukung pengelolaan hutan. Menurutnya, hubungan yang terjalin dengan baik dapat memperkuat sinergi antara Perhutani dan masyarakat dalam menjaga kawasan hutan.
“Perhutani terus berupaya membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat desa hutan. Melalui kegiatan komsos, kami berharap hubungan dan koordinasi dengan warga semakin erat sehingga dapat bersama-sama mendukung pengelolaan hutan yang berkelanjutan serta menjaga kelestariannya,” ujar Andi Henu Susanto.
Sementara itu, Yudi, salah satu warga Desa Jragung, menyambut baik kegiatan komunikasi yang dilakukan oleh Perhutani. Ia berharap pertemuan seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai sarana untuk menjaga hubungan baik dan memperlancar komunikasi antara masyarakat dengan petugas Perhutani.
“Kami senang dengan adanya komunikasi langsung seperti ini karena masyarakat dapat menjalin hubungan lebih dekat dengan petugas Perhutani. Harapannya, komunikasi dan kerja sama yang sudah terjalin dapat terus dipertahankan sehingga masyarakat dan Perhutani bisa saling mendukung dalam menjaga lingkungan hutan,” ujar Yudi.
Perhutani KPH Semarang melalui jajaran di lapangan berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan masyarakat desa hutan. Dengan hubungan yang harmonis dan sinergi yang berkelanjutan, pengelolaan hutan diharapkan dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat bagi kelestarian lingkungan dan masyarakat sekitar. (Smg/Noe)
Editor: Baim
Copyright © 2026
















Leave a Reply