Edukasi Hutan Gaya Baru! Siasat Cerdas Perhutani Kendal Gelar Outbound Massal di Ngaliyan

KENDAL (12/07/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kendal bersama PT Taman Satwa Semarang menggelar kegiatan Forest Game di kawasan hutan Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Mangkang, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Mangkang, yang berada di wilayah administrasi Kelurahan Wonosari, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Minggu (12/07).

Kegiatan ini bertujuan mengenalkan fungsi kawasan hutan kepada peserta melalui permainan edukatif yang dikemas secara menarik, sekaligus menumbuhkan kepedulian dan rasa cinta terhadap kelestarian lingkungan. Kegiatan diikuti oleh Asisten Perhutani (Asper)/Kepala BKPH Mangkang beserta jajaran, tim dari PT Taman Satwa Semarang, serta sekitar 300 peserta yang antusias mengikuti berbagai permainan bertema kehutanan, edukasi lingkungan, kerja sama tim, dan pengenalan pentingnya menjaga ekosistem hutan. Konsep pembelajaran di alam terbuka ini menjadi sarana yang efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian hutan sebagai penyangga kehidupan.

Administratur/Kepala KPH Kendal, Muhadi, melalui Asisten Perhutani/Kepala BKPH Mangkang, Andi Hidayat, menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut merupakan bentuk sinergi dalam mengembangkan edukasi lingkungan berbasis kawasan hutan kepada seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa dengan berbagai latar belakang pendidikan.

“Melalui kegiatan Forest Game ini, kami ingin memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap hutan. Kami berharap peserta dapat memahami pentingnya menjaga kelestarian hutan sebagai sumber kehidupan dan warisan bagi generasi mendatang,” ujar Andi Hidayat.

Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut memberikan pengalaman belajar secara langsung di kawasan hutan, sehingga peserta dapat melihat dan memahami pentingnya menjaga kelestarian hutan di Petak 35 dan Petak 36 RPH Mangkang, BKPH Mangkang. Menurutnya, kepedulian seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan agar fungsi dan manfaat hutan dapat terus terjaga sepanjang masa.

Sementara itu, Direktur PT Taman Satwa Semarang, Bimo Wahyu Widodo,  yang diwakili oleh Koordinator Lapangan, Doni Nugroho, mengapresiasi kerja sama yang terjalin dengan Perum Perhutani KPH Kendal dalam menghadirkan kegiatan edukatif di alam terbuka.

“Kawasan hutan merupakan media pembelajaran yang sangat tepat untuk mengenalkan hubungan antara kelestarian hutan, satwa liar, dan keseimbangan ekosistem. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang memiliki kesadaran untuk menjaga lingkungan,” ungkap Doni Nugroho.

Perwakilan Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wana Lestari, Sutrisno, turut mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi yang melibatkan masyarakat secara langsung di kawasan hutan mampu meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

“Kami menyambut baik kegiatan Forest Game ini karena menjadi sarana edukasi yang menarik bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Harapannya, semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya menjaga hutan sehingga kelestariannya tetap terpelihara dan manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi mendatang,” kata Sutrisno.

Melalui kegiatan ini, Perhutani KPH Kendal berharap sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan terus terjalin dalam mendukung pelestarian hutan, pengembangan wisata edukasi, serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan secara berkelanjutan. (Knd/Mwn)

Editor: Hening

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *