Perhutani Bersama TNI dan LMDH Perkuat Pengamanan Hutan serta Ketahanan Pangan

PEMALANG (26/10/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pemalang bersama Komando Rayon Militer (Koramil) 04/Warureja menggelar pertemuan dengan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) di Desa Dukuh Taban, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, pada Minggu (25/10). Pertemuan ini bertujuan memperkuat sinergi dalam pengamanan aset hutan serta mendukung program ketahanan pangan yang tengah digencarkan pemerintah.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kedungjati, Sugiyatno; Komandan Koramil 04/Warureja, Kodim 0712/Tegal, Kapten Inf. Warmu; Kepala Desa Kedungjati, Kismoyo; Ketua LMDH Nuju Makmur, Agus Santoso; serta anggota LMDH.

Dalam pertemuan tersebut, Perhutani menekankan pentingnya kolaborasi antara Perhutani, Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan masyarakat dalam menjaga keamanan hutan serta mendukung keberhasilan program agroforestri dan ketahanan pangan. Wakil Administratur KPH Pemalang, Agus Heru Yudyana, menyampaikan bahwa Perhutani telah menjalin sinergi dengan TNI dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk menjaga kelestarian hutan sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.

“Keamanan hutan dan keberhasilan ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh elemen, terutama LMDH, untuk terus berperan aktif dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus mendukung program pemerintah dalam menciptakan swasembada pangan,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua LMDH Nuju Makmur, Agus Santoso, menyatakan komitmennya untuk mendukung program yang dijalankan oleh pemerintah dan Perhutani. Namun, ia juga berharap adanya pendampingan yang lebih intensif agar program tersebut dapat berjalan optimal.

“Kami siap menjalankan arahan yang diberikan, tetapi kami juga membutuhkan dukungan dan pendampingan dari Perhutani maupun TNI dalam pelaksanaannya. Jika program ini sukses, kesejahteraan masyarakat sekitar hutan juga akan meningkat,” pungkasnya.

Melalui pertemuan ini, diharapkan sinergi antara Perhutani, TNI, dan masyarakat semakin kuat sehingga pengamanan aset hutan dapat terjaga dan program ketahanan pangan berjalan optimal demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan. (Pml/Sks)

Editor: Farah

Copyright ©️ 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *