SURAKARTA (16/07/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Surakarta bersama Perusahaan Umum Daerah (PUD) Aneka Usaha Kabupaten Karanganyar resmi menandatangani addendum Perjanjian Kerja Sama (PKS) pemanfaatan jasa lingkungan wisata alam sebagai langkah memperkuat tata kelola dan pengembangan destinasi wisata di kawasan Gunung Lawu. Penandatanganan dilaksanakan di Kantor PUD Aneka Usaha Kabupaten Karanganyar pada Kamis (16/07).
Perhutani diwakili oleh Administratur KPH Surakarta, Agus Supriyanto, sedangkan PUD Aneka Usaha Kabupaten Karanganyar diwakili Direktur Samidi. Penandatanganan tersebut disaksikan oleh Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar, Dheny Hendrawan.
Addendum ini merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Kerja Sama yang telah ditandatangani pada 17 Maret 2026, sekaligus menyesuaikan hasil pengukuran ulang areal kerja sama yang dilakukan oleh Pengelolaan Hutan Wilayah (PHW) II Yogyakarta. Berdasarkan hasil pengukuran tersebut, luas definitif kawasan pemanfaatan jasa lingkungan wisata alam ditetapkan menjadi 7,599 hektare.
Selain penyesuaian luas kawasan, kedua belah pihak juga menyepakati mekanisme pembagian pendapatan dari penjualan tiket masuk. Untuk kawasan Wisata Pendakian Gunung Lawu melalui jalur Cetho, Pringgodani, dan Taman Saraswati, pembagian pendapatan ditetapkan sebesar 38 persen untuk Perhutani dan 62 persen untuk PUD Aneka Usaha Kabupaten Karanganyar. Sementara itu, untuk jalur pendakian Gunung Lawu melalui Cemoro Kandang, pembagian pendapatan disepakati sebesar 25 persen untuk Perhutani dan 75 persen untuk PUD Aneka Usaha Kabupaten Karanganyar.
Administratur KPH Surakarta, Agus Supriyanto, menyampaikan bahwa addendum tersebut menjadi wujud komitmen bersama dalam mewujudkan pengelolaan wisata alam yang profesional, transparan, dan berkelanjutan.
“Kerja sama ini diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi para pihak maupun masyarakat sekitar kawasan hutan, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan serta meningkatkan kualitas pelayanan wisata di kawasan Gunung Lawu. Dengan tata kelola yang semakin baik, kami optimistis daya saing destinasi wisata ini akan terus meningkat,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur PUD Aneka Usaha Kabupaten Karanganyar, Samidi, menegaskan bahwa sinergi antara Perhutani dan Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui PUD Aneka Usaha merupakan langkah strategis dalam memperkuat pengembangan destinasi wisata unggulan daerah.
“Kolaborasi ini diharapkan mampu menghadirkan pengelolaan destinasi yang semakin profesional, aman, nyaman, dan memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ungkapnya.
Melalui addendum kerja sama ini, Perhutani dan PUD Aneka Usaha Kabupaten Karanganyar optimistis pengelolaan kawasan wisata Gunung Lawu, Pringgodani, dan Taman Saraswati akan semakin optimal, berkelanjutan, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan sektor pariwisata dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Karanganyar. (Ska/Mar)
Editor: Hening
Copyright © 2026
















Leave a Reply