PURWODADI, PERHUTANI (10/08/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi melalui jajaran Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Karangasem melaksanakan kegiatan pemasangan plang tanaman tahun 2026 di petak 12D seluas 3,30 hektare, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Peting, pada Sabtu (08/08/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tahapan persiapan pelaksanaan tanaman tahun 2026 sekaligus sebagai upaya memastikan lokasi rencana tanaman dapat diketahui secara jelas oleh jajaran petugas Perhutani maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan hutan. Pemasangan plang menjadi salah satu bentuk penataan dan penandaan lapangan guna mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan tanaman serta menjaga kawasan hutan tetap terkelola dengan baik.
Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Karangasem Sri Purwanto, menyampaikan bahwa pemasangan plang merupakan langkah awal yang penting dalam mempersiapkan kegiatan tanaman tahun 2026.
“Pemasangan plang tanaman ini merupakan bagian dari persiapan kegiatan tanaman tahun 2026 agar lokasi dan batas rencana tanaman dapat diketahui dengan jelas. Kami berharap seluruh jajaran dan masyarakat yang berada di sekitar kawasan hutan dapat bersama-sama menjaga dan mendukung pelaksanaan tanaman, sehingga tanaman yang nantinya ditanam dapat tumbuh dan berkembang dengan baik,” ujar Sri Purwanto.
Menurutnya, keberhasilan kegiatan tanaman tidak hanya ditentukan oleh proses penanaman, tetapi juga oleh pemeliharaan dan pengamanan secara berkelanjutan. Karena itu, Perhutani terus membangun komunikasi dan sinergi dengan masyarakat desa hutan serta Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) untuk menjaga kelestarian kawasan hutan.
“Kelestarian hutan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat, khususnya yang tergabung dalam LMDH, untuk ikut menjaga tanaman, mencegah gangguan keamanan hutan serta mengantisipasi berbagai potensi kerusakan kawasan, termasuk kebakaran hutan dan lahan,” tambahnya.
Ketua LMDH Wana Tirta Dwi Raharto menyambut baik kegiatan pemasangan plang tanaman tersebut. Ia menyatakan bahwa keberadaan plang dapat memberikan informasi yang jelas mengenai lokasi rencana tanaman sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga kawasan hutan.
“Kami dari LMDH Wana Tirta siap mendukung kegiatan tanaman tahun 2026. Hutan memiliki manfaat besar bagi masyarakat, sehingga keberadaannya harus dijaga bersama. Kami akan terus mengajak masyarakat untuk ikut merawat tanaman dan menjaga kawasan hutan agar tetap lestari,” ungkap Dwi Raharto.
Ia menambahkan bahwa sinergi antara Perhutani dan masyarakat desa hutan perlu terus diperkuat, terutama dalam menjaga tanaman setelah kegiatan penanaman dilaksanakan. Dengan adanya kerja sama yang baik, diharapkan tanaman dapat tumbuh optimal dan memberikan manfaat ekologis maupun sosial bagi masyarakat sekitar.
Kegiatan pemasangan plang tanaman di petak 12D seluas 3,30 hektare tersebut berlangsung dengan tertib dan lancar. Jajaran Perhutani BKPH Karangasem melakukan pemasangan plang pada lokasi yang telah ditetapkan sebagai rencana tanaman tahun 2026 sekaligus melakukan pengecekan kondisi lapangan.
Melalui kegiatan tersebut, Perhutani KPH Purwodadi menegaskan komitmennya untuk terus melaksanakan pengelolaan hutan secara berkelanjutan dengan mengedepankan aspek kelestarian lingkungan, perlindungan kawasan, serta pemberdayaan masyarakat desa hutan. Persiapan tanaman tahun 2026 diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan tegakan hutan sekaligus mendukung terwujudnya hutan yang sehat, produktif dan lestari.
Editor: Diono
















Leave a Reply