KEDU SELATAN (24/08/2026) | Dalam upaya menjaga keamanan kawasan hutan sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Kepala Resor Pemangkuan Hutan (KRPH) Gebang, Sutrisno, melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama Pemerintah Desa Tlogosono dan Babinsa Desa Tlogosono, Sabtu (22/8). Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Desa Tlogosono, wilayah RPH Gebang, BKPH Purworejo, KPH Kedu Selatan.
Kegiatan Komsos dihadiri Kepala Desa Tlogosono, Ngaeniyati, serta Babinsa Desa Tlogosono, Serka Sukamto. Pertemuan tersebut menjadi sarana memperkuat koordinasi antara Perhutani, pemerintah desa, dan unsur kewilayahan dalam menciptakan keamanan kawasan hutan yang kondusif dan terkendali.
Administratur KPH Kedu Selatan melalui Kepala RPH Gebang, Sutrisno, menyampaikan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan dan kelestarian hutan. Menurutnya, pencegahan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab Perhutani, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, khususnya warga yang beraktivitas di sekitar kawasan hutan.
“Pencegahan karhutla membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh pihak. Kami mengajak pemerintah desa, Babinsa, serta masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan. Apabila menemukan asap, titik api, atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani sedini mungkin,” ujar Sutrisno.
Dalam kegiatan tersebut, sosialisasi juga menekankan bahaya karhutla yang dapat menyebabkan kerusakan ekosistem, mengganggu kualitas lingkungan, serta berdampak terhadap kehidupan masyarakat. Warga diimbau tidak melakukan pembakaran lahan maupun aktivitas lain yang berpotensi memicu kebakaran di sekitar kawasan hutan.
Kepala Desa Tlogosono, Ngaeniyati, menyambut baik kegiatan tersebut dan menyatakan dukungannya terhadap upaya Perhutani dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai keamanan dan pencegahan karhutla.
“Kami mendukung langkah Perhutani dalam menjaga keamanan dan kelestarian hutan. Pemerintah desa siap membantu menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran serta segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan di kawasan hutan,” ungkap Ngaeniyati.
Sementara itu, Babinsa Desa Tlogosono, Serka Sukamto, menegaskan pentingnya sinergi dan komunikasi cepat antara Perhutani, pemerintah desa, TNI, dan masyarakat apabila terjadi gangguan keamanan maupun potensi kebakaran.
“Sinergi dan komunikasi yang cepat sangat penting untuk mencegah terjadinya karhutla. Kami siap mendukung Perhutani dan pemerintah desa dalam memberikan edukasi serta mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran,” tegas Serka Sukamto.
Melalui kegiatan Komsos tersebut, Perhutani RPH Gebang berharap koordinasi dengan pemerintah desa, Babinsa, dan masyarakat semakin solid. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mencegah potensi karhutla sejak dini sekaligus menjaga kawasan hutan tetap aman, kondusif, dan lestari. (Kds/Bhs)
Editor: Nisa
Copyright © 2026
















Leave a Reply