PEKALONGAN TIMUR (27/08/2026) | Dalam rangka memperkuat pengamanan dan perlindungan kawasan hutan, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Timur melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bandar terus membangun sinergi dengan unsur TNI dan Polri melalui koordinasi keamanan hutan bersama Polsek Bandar dan Koramil 07 Bandar.
Kegiatan koordinasi tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Administratur KPH Pekalongan Timur untuk meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat komunikasi lintas sektor dalam menjaga keamanan kawasan hutan. Dalam pelaksanaannya, Administratur KPH Pekalongan Timur memerintahkan Asisten Perhutani (Asper) BKPH Bandar, Pratikno, untuk melakukan koordinasi dengan jajaran Polsek Bandar dan Koramil 07 Bandar.
Koordinasi tersebut dihadiri oleh Asisten Perhutani (Asper) BKPH Bandar, Pratikno; Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Bandar, Inspektur Polisi Satu (Iptu) Bagus Priyo Atmojo; serta perwakilan Koramil 07 Bandar, Sersan Kepala (Serka) I Nengah Sudiana. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk menyamakan langkah dalam menjaga keamanan dan ketertiban di sekitar kawasan hutan.
Asisten Perhutani (Asper) BKPH Bandar, Pratikno, menyampaikan bahwa pengamanan hutan membutuhkan kerja sama yang solid antara Perhutani dan aparat keamanan. Menurutnya, kondisi kawasan hutan yang memiliki berbagai potensi gangguan membutuhkan pengawasan secara berkelanjutan serta respons cepat apabila ditemukan adanya indikasi gangguan keamanan.
“Koordinasi dengan Polsek dan Koramil sangat penting untuk memperkuat pengamanan kawasan. Kami berharap komunikasi yang sudah terjalin dapat terus ditingkatkan sehingga setiap potensi gangguan keamanan hutan dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin,” ujar Pratikno.
Dalam koordinasi tersebut, berbagai upaya preventif menjadi perhatian bersama, termasuk peningkatan patroli di wilayah rawan, pertukaran informasi mengenai kondisi lapangan, serta peningkatan kewaspadaan terhadap berbagai aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan kelestarian hutan.
Sinergi dengan Polsek Bandar menjadi salah satu langkah strategis dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di sekitar wilayah kerja BKPH Bandar. Kehadiran kepolisian diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan sekaligus memberikan dukungan dalam penanganan apabila ditemukan potensi gangguan keamanan di kawasan hutan.
Sementara itu, keterlibatan Koramil 07 Bandar juga menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengamanan hutan berbasis kolaborasi. Koordinasi antara Perhutani dan jajaran kewilayahan diharapkan mampu menciptakan komunikasi yang cepat dan efektif dalam menghadapi berbagai dinamika di lapangan.
Selain pengamanan kawasan, sinergi tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan pendekatan kepada masyarakat sekitar hutan. Masyarakat diharapkan dapat menjadi mitra Perhutani dengan ikut menjaga keamanan lingkungan, tidak melakukan aktivitas yang berpotensi merusak kawasan hutan, serta segera menyampaikan informasi apabila menemukan adanya indikasi gangguan.
Kegiatan koordinasi ini sekaligus menunjukkan komitmen KPH Pekalongan Timur melalui BKPH Bandar untuk terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Pengamanan hutan tidak hanya menjadi tanggung jawab Perhutani, tetapi membutuhkan dukungan dan kepedulian bersama dari aparat keamanan, pemerintah, serta masyarakat.
Dengan sinergi yang semakin kuat antara BKPH Bandar, Polsek Bandar, dan Koramil 07 Bandar, diharapkan keamanan kawasan hutan dapat terus terjaga. Koordinasi dan komunikasi yang intensif menjadi fondasi penting dalam mewujudkan kawasan hutan yang aman, tertib, dan lestari. Bersama menjaga keamanan hutan, memperkuat sinergi, dan melindungi kelestarian hutan untuk masa depan. (Kom-PHT/Pkt/Ran)
Editor: Nisa
Copyright © 2026
















Leave a Reply