KENDAL (02/09/2026) | Sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan, khususnya di wilayah sekitar hutan, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kendal Divisi Regional Jawa Tengah menyerahkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Tahun 2026 kepada TK Tunas Rimba II Kalibodri, Selasa (01/09).
Penyerahan bantuan ditandai dengan pemasangan spanduk bertuliskan “PENYERAHAN BANTUAN TJSL PERHUTANI KPH KENDAL DIVISI REGIONAL JAWA TENGAH TAHUN 2026”. Kegiatan tersebut berlangsung di lingkungan TK Tunas Rimba II yang berada di wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kalibodri, Kecamatan Pegandon.
Administratur KPH Kendal Muhadi mengatakan bahwa anak usia dini merupakan generasi penerus yang harus mendapatkan perhatian. Menurutnya, program TJSL merupakan wujud nyata kehadiran badan usaha milik negara (BUMN) bagi masyarakat.
“TJSL ini merupakan bentuk kepedulian Perhutani kepada masyarakat di sekitar kawasan hutan. Pada tahun 2026, fokus kami mencakup bidang pendidikan, kesehatan, dan lingkungan. Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Muhadi.
Muhadi menambahkan bahwa program TJSL Perhutani diarahkan untuk mendukung dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa hutan. Bantuan yang disalurkan beragam, mulai dari sarana pendidikan, infrastruktur, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya menjaga hutan, tetapi juga merasakan manfaat langsung dari keberadaan hutan. Sinergi antara perusahaan dan masyarakat merupakan kunci dalam menjaga kelestarian hutan,” tambahnya.
Ketua Ikatan Istri Karyawan Perhutani (IIKP) Kendal Catur Asih Sulistyorini Muhadi menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara KPH Kendal dan IIKP dalam mendukung pendidikan anak usia dini. Menurutnya, keterlibatan IIKP dalam program TJSL merupakan wujud nyata pengabdian kepada masyarakat.
“Kami dari IIKP KPH Kendal merasa bangga dapat ikut serta dalam penyaluran bantuan TJSL ini. Ini merupakan wujud kepedulian kami, para ibu-ibu Perhutani, kepada anak-anak di sekitar hutan. Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat dan membantu anak-anak TK Tunas Rimba II semakin semangat belajar,” ungkap Catur Asih.
Ia menambahkan bahwa IIKP ingin hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat, tidak hanya sebagai pendamping suami.
“Kami ingin hadir tidak hanya sebagai pendamping suami, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memberikan manfaat. Pendidikan adalah kunci. Dari anak-anak inilah nantinya akan lahir generasi yang mencintai hutan dan menjaga kelestariannya. Kolaborasi dengan IIKP membuat program TJSL kami semakin terasa hangat dan menyentuh. Terima kasih kepada ibu-ibu IIKP yang sudah turun langsung,” katanya.
Dengan adanya dukungan dari IIKP, program TJSL Perhutani diharapkan tidak hanya memberikan dampak terhadap infrastruktur, tetapi juga membangun kedekatan emosional dengan masyarakat di sekitar kawasan hutan. (Kdl/Tmy)
Editor: Annisha
Copyright © 2026
















Leave a Reply