PEKALONGAN BARAT (08-09-2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Barat mendukung pelaksanaan kegiatan Estafet Tunas Kelapa (ETK) Tahun 2026 Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Tengah yang dilaksanakan di wilayah Kwartir Cabang (Kwarcab) Tegal. Dukungan tersebut diwujudkan melalui kehadiran perwakilan jajaran Perhutani KPH Pekalongan Barat dalam kegiatan timbang terima Tunas Kelapa dari Kwarcab Tegal kepada Kwarcab Pemalang. Kegiatan berlangsung di kawasan perbatasan Kabupaten Tegal dan Kabupaten Pemalang, tepatnya di Jembatan Kalirambut, Jatinegara, Kabupaten Tegal–Warungpring, Kabupaten Pemalang, Selasa (08/09).
Kehadiran Perhutani dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun sinergi dan kolaborasi dengan Gerakan Pramuka serta pemangku kepentingan terkait, khususnya dalam mendukung kegiatan kepemudaan, pelestarian lingkungan, dan pembangunan karakter generasi muda.
Perhutani KPH Pekalongan Barat melalui Kepala Subseksi Hukum, Kepatuhan, Agraria, dan Komunikasi Perusahaan, Sugiyono, mewakili Administratur KPH Pekalongan Barat, turut mengiringi dan menyambut rombongan Estafet Tunas Kelapa serta memberikan dukungan terhadap kelancaran rangkaian kegiatan hingga proses serah terima kepada Kwarcab Pemalang.
“Estafet Tunas Kelapa merupakan salah satu kegiatan kepramukaan yang sarat dengan nilai persatuan, kebersamaan, semangat gotong royong, serta kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Momentum tersebut sekaligus menjadi sarana mempererat hubungan antara Perhutani dengan Gerakan Pramuka di wilayah kerja KPH Pekalongan Barat. Perhutani KPH Pekalongan Barat berkomitmen untuk terus membangun komunikasi dan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk Gerakan Pramuka, dalam mendukung kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan,” tegasnya.
Perhutani KPH Pekalongan Barat juga turut menyaksikan prosesi timbang terima Estafet Tunas Kelapa yang ditandai dengan penyerahan Tunas Kelapa oleh Kepala Kejaksaan Negeri Tegal kepada Kepala Kejaksaan Negeri Pemalang. Keduanya hadir dalam kapasitas masing-masing sebagai Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua Mabicab Pemalang membacakan sambutan Gubernur Jawa Tengah. Pesan yang disampaikan menekankan dua nilai budaya Jawa, yakni “ngopeni” dan “ngelakoni”. “Ngopeni” dimaknai sebagai kepedulian terhadap bumi, lingkungan, tanah, serta masyarakat. Sementara itu, “ngelakoni” berarti menjalankan tugas secara sungguh-sungguh dan bertanggung jawab. Kedua nilai tersebut menjadi semangat Gerakan Pramuka Jawa Tengah dalam pelaksanaan Estafet Tunas Kelapa 2026.
Tema yang diusung dalam kegiatan tahun ini adalah “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan”. Melalui dukungan terhadap Estafet Tunas Kelapa 2026, Perhutani berharap semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap kelestarian alam dapat terus tumbuh di kalangan generasi muda. Dengan demikian, generasi muda diharapkan turut berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan hutan dan lingkungan di Jawa Tengah. (Pkb/Sgy)
Editor: Annisha
Copyright © 2026
















Leave a Reply