CEPU (14/09/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cepu bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Sub-Detasemen Polisi Militer (Subdenpom) IV/3-1 Blora terus meningkatkan sinergi melalui kegiatan pembinaan dan kesamaptaan personel Polisi Teritorial (Polter) pada Sabtu (13/09). Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk mengukur sekaligus meningkatkan kebugaran dan kesiapan fisik personel dalam menjalankan tugas di lapangan.
Administratur KPH Cepu melalui Wakil Administratur KPH Cepu, Lukman Jayadi, menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan dan kesamaptaan personel Polter merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya untuk mendukung kesiapan personel dalam menjalankan tugas di lapangan. Menurutnya, pembinaan dilakukan untuk membangun kedisiplinan, tanggung jawab, mental, serta kemampuan fisik personel agar senantiasa berada dalam kondisi prima dan siap menghadapi berbagai situasi kerja.
“Melalui pembinaan dan kesamaptaan ini, Perhutani berharap seluruh personel Polter memiliki kesiapsiagaan yang baik, baik secara fisik maupun mental. Kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi untuk mengetahui tingkat kebugaran personel sekaligus mendorong peningkatan disiplin dan profesionalisme, sehingga pelaksanaan tugas pengamanan dan perlindungan kawasan hutan dapat berjalan secara optimal,” ujarnya.
Sementara itu, personel Sub-Detasemen Polisi Militer (Subdenpom) IV/3-1 Blora, Pembantu Letnan Satu (Peltu) Sutahan, menjelaskan bahwa istilah kesamaptaan berasal dari kata “samapta” yang berarti siap siaga. Dengan demikian, kesamaptaan memiliki makna kesiapsiagaan, yaitu kondisi seseorang yang siap secara fisik maupun mental dalam menghadapi tugas dan berbagai kemungkinan situasi di lapangan.
“Kesamaptaan bukan hanya mengukur kemampuan fisik, tetapi juga membentuk sikap disiplin, ketahanan, dan kesiapan personel. Seorang petugas harus selalu dalam kondisi siap siaga sehingga mampu melaksanakan tugas dengan baik dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Lebih lanjut, Peltu Sutahan menyampaikan bahwa pelaksanaan pelatihan kesamaptaan memiliki tujuan yang jelas, yaitu untuk mengetahui tingkat kesiapsiagaan setiap personel dalam menghadapi berbagai situasi kerja di lapangan. Menurutnya, hasil kegiatan tersebut dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kemampuan serta kesiapan personel secara berkelanjutan.
Melalui pembinaan dan pelatihan kesamaptaan bagi personel Polter tersebut, diharapkan seluruh personel memiliki kebugaran fisik yang baik, mental yang tangguh, dan kedisiplinan yang tinggi. Dengan kesiapsiagaan yang terus ditingkatkan, personel diharapkan mampu melaksanakan tugas secara optimal, profesional, dan bertanggung jawab dalam mendukung keamanan serta kelancaran kegiatan di lapangan. (Cpu/Pai)
Editor: Intan
Copyright © 2026
















Leave a Reply