SEMARANG (16/09/2026) | Perum Perhutani KPH Semarang bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wanajati Desa Ngombak bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di petak 56 RPH Tempuran, BKPH Kedungjati, pada Rabu (16/09/2026).
Secara administratif, lokasi kebakaran berada di wilayah Desa Ngombak, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan. Setelah mengetahui adanya kebakaran, Perum Perhutani bersama LMDH Wanajati segera melakukan penanganan untuk mengendalikan api dan mencegah kebakaran meluas ke kawasan hutan di sekitarnya.
Dalam kejadian tersebut, api tidak menyebar sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan baik. Kondisi tersebut memungkinkan kebakaran segera dikendalikan sehingga tidak meluas ke area lainnya.
Wakil Administratur/KKPH Semarang, Andi Henu Susanto, saat ditemui di tempat berbeda, menyampaikan bahwa respons cepat menjadi hal penting dalam menangani kejadian kebakaran di kawasan hutan.
“Ketika terjadi kebakaran, kecepatan dalam melakukan penanganan sangat penting agar api tidak menyebar. Koordinasi dan sinergi dengan masyarakat sekitar juga diperlukan untuk membantu menjaga keamanan kawasan hutan,” ujar Andi.
Sementara itu, Ketua LMDH Wanajati Desa Ngombak, Sudadi, mengatakan bahwa LMDH turut berperan dalam membantu Perum Perhutani menangani kejadian kebakaran di kawasan hutan.
“Kami dari LMDH Wanajati siap membantu Perum Perhutani dalam menjaga kawasan hutan. Saat terjadi kebakaran, kami bersama Perum Perhutani segera melakukan penanganan agar api tidak meluas,” kata Sudadi.
Penanganan karhutla tersebut menjadi bagian dari upaya bersama Perum Perhutani dan masyarakat sekitar kawasan hutan dalam menjaga keamanan serta mencegah meluasnya kebakaran. Sinergi dan respons cepat di lapangan diharapkan dapat terus dilakukan untuk mengantisipasi potensi karhutla di wilayah kerja Perum Perhutani KPH Semarang. (Smg/Noe)
Editor: Annisha
Copyright © 2026.
















Leave a Reply