Kolaborasi Perhutani dan Masyarakat Peduli Api Perkuat Upaya Pencegahan Karhutla

KEDU UTARA (25/06/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara menghadiri rapat koordinasi sinergi bersama Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah IX dalam Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Api (MPA) terkait kesiapsiagaan menghadapi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta koordinasi kegiatan pengendalian kebakaran hutan di wilayah Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Magelang pada Senin (22/06).

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan, khususnya memasuki musim kemarau yang identik dengan meningkatnya risiko kebakaran di kawasan hutan maupun lahan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Perhutani KPH Kedu Utara berperan sebagai narasumber yang menyampaikan materi mengenai pengendalian kebakaran hutan dan lahan di kawasan hutan serta pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam upaya pencegahan, deteksi dini, hingga penanganan kebakaran hutan secara cepat dan terpadu.

Hadir sekaligus sebagai narasumber, Wakil Administratur KPH Kedu Utara, Bambang Setyawan, menyampaikan bahwa keberhasilan pengendalian kebakaran hutan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan dukungan dan kerja sama seluruh pemangku kepentingan.

Menurut Bambang, Perhutani selama ini terus melakukan berbagai langkah preventif, seperti patroli rutin di kawasan hutan, sosialisasi kepada masyarakat sekitar hutan, pembentukan dan pembinaan kelompok Masyarakat Peduli Api, serta penyediaan sarana dan prasarana pendukung pengendalian kebakaran hutan.

“Perhutani mengedepankan upaya pencegahan melalui pendekatan kolaboratif bersama masyarakat, pemerintah daerah, TNI, Polri, relawan, serta para pemangku kepentingan lainnya. Penanganan kebakaran hutan membutuhkan respons cepat dan koordinasi yang baik agar dampak yang ditimbulkan dapat diminimalkan,” jelas Bambang.

Ia menambahkan bahwa forum komunikasi seperti ini menjadi sarana strategis untuk menyamakan persepsi, memperkuat jaringan komunikasi antarinstansi, serta meningkatkan kesiapsiagaan personel di lapangan apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan.

Selain pemaparan materi dari Perhutani, kegiatan juga diisi dengan diskusi mengenai pemetaan wilayah rawan kebakaran, mekanisme pelaporan kejadian, kesiapan personel dan peralatan, serta strategi penanganan kebakaran yang melibatkan unsur pemerintah, masyarakat, dan relawan MPA.

Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah IX, Christiana Pudjilestari, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Perhutani KPH Kedu Utara yang telah aktif berpartisipasi dan berbagi pengalaman dalam penanganan kebakaran hutan di kawasan hutan negara.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Perhutani KPH Kedu Utara yang telah hadir sekaligus menjadi narasumber pada kegiatan ini. Pengalaman yang dimiliki Perhutani dalam pengendalian kebakaran hutan menjadi bekal penting bagi seluruh anggota Masyarakat Peduli Api dan para pemangku kepentingan di wilayah Temanggung dan Magelang,” ungkap Christiana.

Ia berharap kolaborasi yang telah terjalin antara CDK Wilayah IX, Perhutani KPH Kedu Utara, MPA, pemerintah daerah, aparat keamanan, serta berbagai pihak terkait dapat terus ditingkatkan guna mewujudkan pengendalian kebakaran hutan yang efektif dan berkelanjutan.

Melalui rapat koordinasi sinergi ini, diharapkan seluruh pihak semakin siap menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kelestarian hutan sebagai aset penting bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. (Kdu/Nurul)

Editor: Naya

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *