BANYUMAS TIMUR (31/08/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Timur membagikan 135 plances bibit damar kepada masyarakat sekitar Bukit Tengtung, Baturraden, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia pada Senin (31/08). Penyerahan bibit dilakukan kepada perwakilan masyarakat yang terdiri atas pengelola wisata, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wana Lestari, dan kepala dusun setempat.
Bukit Tengtung merupakan salah satu destinasi wisata alam di kawasan Baturraden, Kabupaten Banyumas. Lokasinya berada di Munggangsari, Desa Karangsalam. Kawasan tersebut dikenal dengan panorama pegunungan, pemandangan Gunung Slamet, serta lanskap Kota Purwokerto. Bukit Tengtung juga berkembang sebagai kawasan camping dan agrowisata yang melibatkan masyarakat sekitar.
Karakter tersebut menjadikan lingkungan sebagai bagian penting dari daya tarik Bukit Tengtung. Wisata alam membutuhkan kondisi kawasan yang nyaman dan terjaga. Oleh karena itu, penghijauan tidak hanya berkaitan dengan jumlah pohon yang ditanam, tetapi juga dengan bagaimana vegetasi tersebut dirawat dalam jangka panjang.
Bibit damar yang diberikan menjadi bagian dari upaya tersebut. Damar merupakan salah satu jenis pohon yang dapat menjadi bagian dari vegetasi kawasan hutan. Penanaman pohon juga dapat membantu mempertahankan tutupan lahan dan mendukung fungsi ekologis kawasan.
Administratur KPH Banyumas Timur Andrie Syailendra menyampaikan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Pembagian bibit menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap penghijauan sekaligus mendorong masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan di sekitar kawasan wisata.
“Semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan dengan kegiatan seremonial. Perhutani ingin menghadirkannya dalam kegiatan yang memiliki manfaat jangka panjang. Bibit damar ini diharapkan dapat ditanam dan dirawat bersama sehingga memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” ujarnya.
Sebanyak 135 plances bibit damar diserahkan kepada perwakilan penerima. Pengelola wisata, LMDH, dan kepala dusun diharapkan dapat ikut memastikan bibit tersebut ditanam pada lokasi yang sesuai dan mendapatkan pemeliharaan setelah penanaman.
Namun, pembagian bibit bukanlah akhir dari kegiatan penghijauan. Bibit yang baru ditanam masih membutuhkan pemeliharaan. Ketersediaan air, kondisi tanah, gangguan tanaman, serta aktivitas manusia dapat memengaruhi keberhasilan pertumbuhan. Oleh karena itu, keterlibatan masyarakat menjadi penting. Masyarakat sekitar memiliki posisi paling dekat dengan lokasi penanaman sehingga dapat ikut memantau kondisi tanaman dan melakukan perawatan apabila diperlukan.
Direktur Utama PT Bukit Tengtung Sejahtera Sisworo menyampaikan apresiasi atas pemberian bibit tersebut. Menurutnya, penghijauan dapat mendukung keberadaan kawasan wisata yang mengandalkan keindahan alam.
“Bibit ini akan kami manfaatkan sebaik mungkin. Kami berharap tanaman dapat tumbuh dan menjadi bagian dari lingkungan Bukit Tengtung. Kawasan wisata akan lebih baik apabila lingkungan sekitarnya tetap hijau dan terawat,” ujar Sisworo.
Sisworo menyatakan dukungannya terhadap kegiatan penghijauan. LMDH diharapkan dapat membantu membangun kesadaran masyarakat agar bibit yang diterima tidak hanya ditanam, tetapi juga dirawat.
Perhutani menilai bahwa kegiatan penghijauan akan lebih kuat apabila masyarakat menjadi bagian dari prosesnya. Pemerintah, pengelola wisata, LMDH, dan masyarakat memiliki peran yang berbeda, tetapi dapat diarahkan pada tujuan yang sama.
Pesan “Indonesia Menanam” menjadi relevan dalam kegiatan memperingati HUT ke-81 RI tersebut. Menanam dapat menjadi bentuk sederhana untuk menerjemahkan rasa syukur atas kemerdekaan ke dalam tindakan yang memberikan manfaat bagi generasi berikutnya.
Perhutani juga mengingatkan bahwa pohon yang ditanam hari ini merupakan investasi jangka panjang. Manfaatnya tidak selalu langsung terlihat. Ketika tumbuh dan dirawat, vegetasi dapat menjadi bagian dari lanskap yang memperkuat fungsi ekologis sekaligus mendukung lingkungan wisata.
Melalui pembagian 135 plances bibit damar kepada masyarakat sekitar Bukit Tengtung, Perum Perhutani KPH Banyumas Timur menghadirkan semangat HUT ke-81 Republik Indonesia melalui kegiatan yang berorientasi pada keberlanjutan.
Perhutani berharap bibit yang dibagikan tidak berhenti sebagai simbol peringatan kemerdekaan. Lebih dari itu, bibit tersebut dapat tumbuh menjadi pohon yang dirawat bersama dan memberikan manfaat bagi lingkungan, masyarakat, serta kawasan wisata Bukit Tengtung. (Byt/Mei)
Editor: Annisha
Copyright © 2026
















Leave a Reply