GROBOGAN (20/10/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Semarang melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Tanggung mendorong penguatan kelembagaan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Jati Agung melalui kegiatan reorganisasi kepengurusan yang dilaksanakan di Balai Desa Brabo, Kecamatan Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan, Selasa (20/10). Kegiatan yang diikuti sekitar 200 pesanggem tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Perhutani, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung pengelolaan hutan yang lestari.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut dihadiri Kepala Desa Brabo, Muhammad Nurokhim, Sekretaris Desa Brabo, Agus Setiono, Sekretaris Kecamatan Tanggungharjo, Aris Lukman Hakim, Kapolsek Tanggungharjo, Sunarto, serta Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Brabo, BKPH Tanggung, Gatot Joko Sukendar. Hadir pula unsur Bhabinkamtibmas, Babinsa, perangkat desa, pengurus dan anggota LMDH Jati Agung, tokoh masyarakat, serta para pesanggem.
Melalui kegiatan ini, Perhutani KPH Semarang mendorong agar reorganisasi tidak hanya menjadi ajang penyegaran kepengurusan, tetapi juga memperkuat fungsi LMDH sebagai mitra dalam menjaga keamanan kawasan hutan, mendukung kegiatan pengelolaan hutan, serta membangun kerja sama yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar hutan.
Kepala Desa Brabo, Muhammad Nurokhim, menyampaikan pentingnya penguatan kelembagaan LMDH agar organisasi dapat berjalan lebih aktif, transparan, dan mampu menjalankan program kerja secara berkelanjutan. Menurutnya, LMDH Jati Agung memiliki peran penting dalam mendukung pengelolaan hutan bersama Perhutani, terutama dalam menjaga kelestarian hutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa hutan.
“Reorganisasi ini merupakan momentum untuk memperkuat kembali komitmen bersama. Kami berharap kepengurusan LMDH Jati Agung yang baru dapat semakin solid, aktif menjaga hutan dari berbagai gangguan keamanan, serta memperkuat kerja sama dengan Perhutani dalam kegiatan pengelolaan hutan,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Administratur KPH Semarang, Andi Henu Susanto, saat ditemui di tempat terpisah, menyambut baik pelaksanaan reorganisasi tersebut. Ia menegaskan bahwa Perhutani berharap kepengurusan baru LMDH Jati Agung dapat meningkatkan koordinasi dan komunikasi dengan petugas Perhutani dalam mendukung pengelolaan hutan yang berkelanjutan.
“Perhutani mengucapkan selamat kepada pengurus LMDH Jati Agung Desa Brabo yang baru terpilih. Kami berharap kepengurusan ini dapat semakin memperkuat kemitraan dengan Perhutani, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga hutan, serta mendukung pengelolaan hutan yang lestari dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga membahas Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) LMDH, melaksanakan pemilihan pengurus baru melalui musyawarah mufakat, serta menerima sosialisasi mengenai rencana program kerja KPH Semarang, termasuk persiapan menghadapi musim tanam.
Melalui reorganisasi ini, Perhutani KPH Semarang berharap LMDH Jati Agung semakin aktif sebagai mitra di tingkat tapak. Sinergi antara Perhutani, pemerintah desa, pengurus LMDH, dan pesanggem diharapkan mampu memperkuat perlindungan kawasan hutan, mendukung keberhasilan kegiatan kehutanan, serta mewujudkan keseimbangan antara kelestarian hutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Smg/Noe)
Editor: Annisha
Copyright © 2026
















Leave a Reply