Perhutani Dukung Pengembangan Pakan Hijauan Bernutrisi & Peningkatan Ekonomi Masyarakat

CEPU, (20/10/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cepu mendukung rencana pengembangan tanaman indigofera sebagai sumber pakan hijauan ternak bernutrisi yang berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat di sekitar kawasan hutan. Rencana tersebut dibahas pada Senin (19/10).

Indigofera merupakan salah satu tanaman hijauan yang berpotensi dikembangkan sebagai sumber pakan ternak berkualitas bagi masyarakat. Tanaman leguminosa ini dikenal memiliki kandungan protein yang relatif tinggi, pertumbuhan yang baik, serta kemampuan beradaptasi dengan berbagai kondisi lingkungan. Pengembangan indigofera diharapkan dapat mendukung ketersediaan pakan ternak secara berkelanjutan sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat sekitar hutan.

Administratur KPH Cepu, Yeni Ernaningsih, menyampaikan dukungannya terhadap rencana pengembangan tanaman indigofera sebagai bagian dari upaya mendorong pemanfaatan potensi lahan secara produktif dan berkelanjutan. Menurutnya, pengembangan tanaman pakan ternak dapat menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara pengelolaan hutan dan pemberdayaan masyarakat.

“Kami mendukung rencana pengembangan indigofera karena memiliki potensi untuk membantu memenuhi kebutuhan pakan ternak masyarakat. Harapannya, program ini dapat dikembangkan melalui kerja sama yang baik sehingga memberikan manfaat bagi lingkungan, peternak, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Dr. Suswono menjelaskan bahwa pengembangan indigofera bertujuan menyediakan sumber pakan hijauan berkualitas yang mudah dibudidayakan dan dapat dipanen secara berkelanjutan. Tanaman ini diharapkan mampu membantu peternak memenuhi kebutuhan nutrisi ternak, terutama ketika ketersediaan rumput berkurang. Dengan adanya sumber pakan alternatif yang memadai, peternak dapat menjaga produktivitas ternak sekaligus mengurangi ketergantungan pada pakan tambahan yang membutuhkan biaya lebih besar.

Sementara itu, Profesor Nahrowi menyoroti manfaat indigofera dari sisi nutrisi dan pengembangan usaha peternakan. Kandungan protein yang relatif tinggi pada daun indigofera menjadikannya bahan pakan potensial untuk mendukung pertumbuhan ternak, dengan tetap memperhatikan formulasi ransum dan kebutuhan nutrisi setiap jenis ternak. Pemanfaatan tanaman ini secara tepat diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pemberian pakan, menjaga kondisi ternak, serta membantu peternak mengoptimalkan biaya produksi.

Profesor Luki Abdullah menekankan bahwa pengembangan indigofera juga berpeluang mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Budidaya tanaman pakan ternak dapat membuka kesempatan usaha, mulai dari pembibitan, penanaman, pemeliharaan, dan pemanenan hingga penyediaan hijauan untuk memenuhi kebutuhan peternak.

“Jika dikembangkan secara terencana dan melibatkan masyarakat, indigofera tidak hanya berfungsi sebagai sumber pakan ternak, tetapi juga berpotensi menciptakan kegiatan ekonomi produktif, menambah pendapatan keluarga, dan memperkuat usaha peternakan rakyat,” jelasnya.

Melalui rencana pengembangan indigofera ini, Perhutani KPH Cepu berharap tercipta kolaborasi berkelanjutan antara pengelola hutan, tenaga ahli, peternak, dan masyarakat sekitar. Pelaksanaan program perlu didukung oleh pemilihan lokasi yang sesuai, pendampingan teknis budi daya, serta pengelolaan hasil panen yang baik agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal. (Cpu/Pai).

Editor: Baim

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *