Perhutani dan Masyarakat Bersinergi Mewujudkan Keberhasilan Penanaman demi Generasi Mendatang

CEPU (27/10/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cepu bersama masyarakat, khususnya para pesanggem, berkomitmen mendukung keberhasilan tanaman di kawasan hutan. Melalui kepedulian, kerja sama, dan pemeliharaan berkelanjutan, tanaman yang tumbuh diharapkan mampu memberikan manfaat ekologis sekaligus menjaga keseimbangan alam untuk masa depan (27/10).

Administratur KPH Cepu melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Sekaran, Aunur Rofiq, menyampaikan bahwa keberhasilan tanaman membutuhkan komitmen bersama, mulai dari proses penanaman hingga pemeliharaan. Menurutnya, tanaman yang ditanam saat ini merupakan investasi jangka panjang yang manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh masyarakat saat ini, tetapi juga oleh generasi mendatang.

“Kami berharap seluruh masyarakat ikut berperan aktif dalam menyukseskan tanaman di kawasan hutan. Jangan hanya bersemangat saat menanam, tetapi juga harus memiliki kepedulian untuk merawat dan menjaga tanaman agar dapat tumbuh dengan baik hingga memberikan manfaat bagi generasi mendatang,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kawengan, Budiono, menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan tanaman. Menurutnya, kepedulian masyarakat harus diwujudkan melalui tindakan nyata, seperti melindungi tanaman dari kerusakan, melakukan pemeliharaan secara rutin, serta turut mengawasi kondisi lingkungan hutan di sekitarnya.

“Kami terus mengajak masyarakat untuk memiliki rasa tanggung jawab terhadap tanaman yang telah ditanam. Harapannya, tanaman tersebut dapat tumbuh secara optimal, menjaga kelestarian hutan, serta menjadi warisan alam yang berharga bagi generasi berikutnya,” tuturnya.

Salah seorang pesanggem, Sumarianto, menyampaikan bahwa keberhasilan tanaman merupakan harapan bersama yang harus diwujudkan melalui kerja nyata. Ia menyadari bahwa menjaga tanaman bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas Perhutani, melainkan juga seluruh masyarakat yang hidup berdampingan dengan kawasan hutan.

“Kami sebagai masyarakat tentu berharap tanaman yang ditanam sekarang bisa tumbuh subur dan memberikan manfaat pada masa depan. Karena itu, tanaman harus dirawat dengan sungguh-sungguh, dijaga agar tidak rusak, dan dipastikan dapat tumbuh dengan baik. Apa yang kita lakukan hari ini mudah-mudahan menjadi kebaikan bagi anak cucu kita nanti,” ujarnya.

Semangat para pesanggem dalam mendukung keberhasilan tanaman menunjukkan bahwa kelestarian hutan dapat diwujudkan melalui kebersamaan. Dengan komunikasi yang baik antara Perhutani dan masyarakat, berbagai upaya pemeliharaan tanaman diharapkan dapat berjalan secara konsisten.

Kesadaran untuk menjaga tanaman juga menjadi bagian penting dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya memperoleh manfaat dari keberadaan hutan, tetapi juga turut berkontribusi dalam menjaga dan mempertahankan kelestariannya. (Cpu/Pai).

Editor: Farah

Copyright ©️ 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *