PEKALONGAN TIMUR (01/11/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Timur terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana alam serta menjaga keamanan dan kelestarian kawasan hutan. Melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Randudongkal, Perhutani mengintensifkan kegiatan patroli dan pemantauan wilayah hutan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan dan bencana alam.
Kegiatan patroli ini merupakan salah satu upaya Perhutani dalam mengantisipasi berbagai potensi bencana alam yang dapat terjadi di kawasan hutan, seperti tanah longsor, pohon tumbang, banjir, maupun gangguan lingkungan lainnya. Selain itu, patroli juga menjadi bagian penting dalam memastikan kondisi kawasan hutan tetap aman dan terkendali.
Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Randudongkal, Imron Ali Basach, memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan patroli tersebut. Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kesiapsiagaan di wilayah kerja, Imron Ali Basach turut mengajak tenaga alih daya teritorial, Muhamad Rojikin, untuk bersama-sama melaksanakan pemantauan langsung di lapangan.
Dalam pelaksanaannya, patroli dilakukan dengan menyusuri sejumlah titik kawasan hutan guna mengetahui kondisi lapangan, mengidentifikasi potensi kerawanan, serta memastikan tidak terdapat indikasi gangguan yang dapat membahayakan keamanan kawasan maupun masyarakat di sekitar hutan.
Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Randudongkal, Imron Ali Basach, menilai bahwa kegiatan patroli memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesiapan personel menghadapi berbagai kemungkinan yang terjadi di lapangan. Melalui pemantauan secara rutin, potensi permasalahan dapat diketahui lebih awal sehingga langkah penanganan dan koordinasi dapat segera dilakukan sesuai dengan kondisi serta kebutuhan di lapangan.
Keterlibatan tenaga alih daya teritorial dalam kegiatan ini juga menjadi wujud pentingnya kerja sama dan kepedulian seluruh unsur dalam mendukung pengelolaan hutan. Personel yang bertugas di wilayah teritorial memiliki peran dalam membantu pengawasan, menyampaikan informasi mengenai kondisi lapangan, serta mendukung langkah-langkah pencegahan terhadap potensi gangguan dan bencana alam.
Selain melaksanakan patroli, Perhutani juga terus mendorong peningkatan kewaspadaan seluruh jajaran terhadap perubahan kondisi alam, terutama di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tertentu. Koordinasi antarpetugas dan komunikasi dengan masyarakat sekitar hutan menjadi bagian penting dalam membangun sistem kesiapsiagaan yang responsif dan berkelanjutan.
Perhutani KPH Pekalongan Timur berkomitmen untuk terus memperkuat kegiatan perlindungan dan pengamanan hutan melalui patroli rutin, pemantauan wilayah rawan, serta peningkatan kesiapan sumber daya manusia. Langkah ini sejalan dengan upaya Perhutani dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang tidak hanya berorientasi pada produktivitas, tetapi juga memperhatikan aspek keselamatan, perlindungan lingkungan, dan keberlanjutan ekosistem.
Melalui kegiatan patroli yang dilaksanakan BKPH Randudongkal, diharapkan kesiapsiagaan seluruh personel semakin meningkat sehingga mampu mendeteksi potensi bencana sejak dini dan meminimalkan risiko yang mungkin terjadi.
Kesiapsiagaan merupakan langkah awal dalam upaya perlindungan hutan. Dengan semangat kebersamaan, Perhutani terus berupaya menjaga kelestarian hutan sekaligus mengantisipasi potensi bencana demi mewujudkan lingkungan yang aman dan lestari. (Pkt/Ran)
Editor: Annisha
Copyright © 2026















Leave a Reply