CEPU (05/11/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cepu terus melakukan berbagai persiapan untuk menyukseskan program musim tanam tahun 2026. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menyiapkan bibit tanaman jati berkualitas melalui kegiatan perawatan dan pemeliharaan persemaian guna memastikan ketersediaan bibit yang sehat dan siap ditanam di kawasan hutan.
Kegiatan persiapan tersebut dilakukan dengan memberikan perhatian khusus terhadap pertumbuhan bibit di persemaian. Mulai dari penyiraman secara rutin, penyiangan gulma, pemupukan secara berkala, hingga penyortiran bibit, seluruh tahapan dilaksanakan untuk menjaga kualitas dan keseragaman pertumbuhan tanaman sebelum didistribusikan ke lapangan.
Administratur KPH Cepu, melalui Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) Kedewan, Totok Sutomo, menyampaikan bahwa perawatan intensif terhadap bibit menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan program tanaman tahun 2026. Menurutnya, bibit yang sehat dan terpelihara dengan baik memiliki peluang lebih besar untuk tumbuh optimal setelah ditanam. Oleh karena itu, pengawasan dan pemeliharaan persemaian harus dilakukan secara konsisten agar kebutuhan bibit dapat terpenuhi sesuai rencana.
Sementara itu, salah satu tenaga persemaian, Lestari Widodo, menyampaikan bahwa bibit jati yang dikembangkan merupakan jenis unggulan hasil program pemuliaan pohon, di antaranya Jati Plus Perhutani (JPP) dan jati KBK (Klon Biji/Klon Unggul). Penggunaan bibit unggul tersebut diharapkan mampu menghasilkan tanaman dengan kualitas pertumbuhan yang baik sehingga dapat mendukung produktivitas dan keberlanjutan sumber daya hutan.
Ia juga menjelaskan bahwa setiap bibit mendapatkan perhatian selama proses pemeliharaan, mulai dari pengaturan kebutuhan air, menjaga kebersihan lingkungan persemaian, hingga memastikan kondisi batang dan daun tetap sehat. Bibit yang pertumbuhannya kurang optimal akan dipisahkan melalui proses penyortiran sehingga hanya bibit dengan kondisi baik yang dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan penanaman di lapangan.
Melalui persiapan bibit berkualitas sejak dini, Perhutani KPH Cepu berharap pelaksanaan program musim tanam tahun 2026 dapat berjalan lancar dan mencapai target yang telah ditetapkan. Upaya tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen Perhutani dalam menjaga kelestarian hutan, meningkatkan kualitas tegakan, serta mewujudkan pengelolaan hutan yang produktif dan berkelanjutan dengan tetap memperhatikan keseimbangan ekosistem.(Cpu/Pai)
Editor: Nasyia
Copyright © 2026















Leave a Reply