Perhutani KPH Pekalongan Timur Perkuat Kapasitas Penguji untuk Pengelolaan Hutan Profesional

PEKALONGAN TIMUR (17/04/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Timur menghadiri kegiatan sosialisasi, pembinaan, serta penyampaian target bidang pengujian hasil hutan kayu dan nonkayu yang diselenggarakan di Perhutani KPH Pemalang.

Dalam kegiatan tersebut, Administratur KPH Pekalongan Timur melalui Penguji Tingkat I, Eko Purnomo, hadir sebagai perwakilan. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Seksi Penguji Jawa Tengah, Atang Purnama, beserta jajaran penguji dari berbagai KPH di wilayah Jawa Tengah.

Kegiatan sosialisasi dan pembinaan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kapasitas petugas penguji hasil hutan, baik kayu maupun nonkayu, dalam rangka mendukung tertib administrasi dan akuntabilitas pengelolaan hasil hutan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi forum untuk menyampaikan target kinerja di bidang pengujian yang harus dicapai oleh masing-masing KPH.

Dalam arahannya, Kepala Seksi Penguji Jawa Tengah, Atang Purnama, menekankan pentingnya peran penguji hasil hutan dalam menjaga kualitas, legalitas, serta ketelusuran hasil hutan.

“Pengujian hasil hutan merupakan salah satu aspek penting dalam menjamin kualitas dan legalitas produk kehutanan. Oleh karena itu, diperlukan ketelitian, integritas, serta profesionalisme dalam setiap pelaksanaannya,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan agar seluruh petugas penguji senantiasa bekerja sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku.

Sementara itu, Penguji Tingkat I KPH Pekalongan Timur, Eko Purnomo, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat sebagai sarana peningkatan kompetensi sekaligus penyamaan persepsi antarpetugas penguji di lapangan.

“Kegiatan ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam terkait target dan standar yang harus dicapai. Kami akan berupaya mengimplementasikan hasil pembinaan ini dalam pelaksanaan tugas di lapangan,” ujarnya.

Perwakilan LMDH wilayah Pemalang, Ketua LMDH Tunas Rimba, Suyatno, menyampaikan harapannya agar kegiatan pembinaan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, peningkatan kapasitas petugas penguji akan berdampak positif terhadap transparansi dan kepercayaan masyarakat dalam pengelolaan hasil hutan.

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan sehingga pengelolaan hasil hutan semakin baik, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar hutan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran penguji hasil hutan di lingkungan Perhutani, khususnya di wilayah Jawa Tengah, dapat meningkatkan kualitas kinerja serta mampu mendukung pengelolaan hutan yang profesional, transparan, dan berkelanjutan. (Pkt/Ran)

Editor: Dion0

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *