PEKALONGAN TIMUR (29/10/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Timur melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Randudongkal melaksanakan diskusi bersama Tim Pembina Wilayah dalam upaya meningkatkan produktivitas getah pinus dan mengoptimalkan pencapaian target produksi. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat koordinasi, mengevaluasi pelaksanaan penyadapan, serta merumuskan upaya peningkatan produksi getah pinus di wilayah kerja BKPH Randudongkal.
Kepala BKPH Randudongkal, Imron Ali Basach, mendukung pelaksanaan kegiatan pembinaan tersebut sebagai bagian dari komitmen bersama untuk meningkatkan kinerja produksi. Salah satu anggota Tim Pembina Wilayah yang turut berperan dalam kegiatan ini adalah Joni Riswanto.
Diskusi tersebut menjadi ruang komunikasi dan pertukaran gagasan antara jajaran BKPH Randudongkal dan Tim Pembina Wilayah untuk membahas berbagai aspek yang memengaruhi pencapaian produksi getah pinus. Pembahasan difokuskan pada pentingnya pengawasan kegiatan penyadapan, peningkatan kedisiplinan penyadap, optimalisasi pemungutan getah, serta penguatan tata kelola pengangkutan dan penyetoran getah agar berjalan lebih efektif.
Kepala BKPH Randudongkal, Imron Ali Basach, menyambut baik pendampingan dan pembinaan yang dilakukan oleh Tim Pembina Wilayah. Menurutnya, koordinasi yang intensif dan evaluasi berkelanjutan sangat diperlukan untuk mengetahui kondisi di lapangan, mengidentifikasi kendala, serta menentukan langkah perbaikan yang tepat guna mendukung peningkatan produksi.
Melalui diskusi tersebut, seluruh jajaran diharapkan semakin memahami pentingnya kerja sama dan tanggung jawab dalam setiap tahapan kegiatan produksi. Peningkatan produksi tidak hanya bergantung pada aktivitas penyadapan, tetapi juga memerlukan pengawasan yang konsisten, ketertiban administrasi, kelancaran pengangkutan, serta sinergi antara petugas Perhutani dan para penyadap.
Keterlibatan Joni Riswanto sebagai anggota Tim Pembina Wilayah juga menjadi bagian dari upaya pendampingan dan penguatan koordinasi untuk mengoptimalkan produksi getah pinus. Melalui diskusi dan evaluasi bersama, berbagai masukan diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun langkah perbaikan yang sesuai dengan kondisi lapangan.
Perhutani KPH Pekalongan Timur terus mendorong seluruh jajaran BKPH untuk meningkatkan kinerja produksi melalui pembinaan, pengawasan, dan evaluasi secara berkesinambungan. Getah pinus merupakan salah satu komoditas penting yang berkontribusi terhadap pendapatan perusahaan sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat penyadap.
Dengan adanya diskusi bersama Tim Pembina Wilayah, BKPH Randudongkal diharapkan mampu meningkatkan efektivitas kegiatan penyadapan, memperkuat tata kelola produksi, dan mengoptimalkan potensi getah pinus yang tersedia. Sinergi antara jajaran lapangan dan tim pembina menjadi modal penting untuk mencapai target produksi secara optimal dan berkelanjutan dengan tetap memperhatikan kelestarian hutan.
Melalui pembinaan, evaluasi, dan kerja sama yang solid, Perhutani KPH Pekalongan Timur berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan produksi getah pinus guna mendukung kinerja perusahaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan para penyadap. (Pkt/Ran)
Editor: Annisha
Copyright © 2026
















Leave a Reply