Berbagi Resep Kelola Wisata, KPH Pekalongan Timur Sambut Hangat Rombongan KPH Gundih

PEKALONGAN TIMUR (06/05/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Timur menerima kunjungan studi banding wisata dari KPH Gundih pada Rabu (30/04). Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan wisata Forest Kopi yang menjadi salah satu destinasi unggulan berbasis kehutanan di wilayah KPH Pekalongan Timur.

Rombongan dari KPH Gundih dipimpin oleh Wakil Administratur KPH Gundih Anggoro Dwi Kasih. Kedatangan rombongan disambut oleh Administratur KPH Pekalongan Timur Haris Setiana beserta jajaran manajemen.

Administratur KPH Pekalongan Timur Haris Setiana menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut sebagai bentuk sinergi dan upaya berbagi pengalaman dalam pengelolaan wisata berbasis hutan. Menurutnya, Forest Kopi tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan masyarakat serta peningkatan nilai ekonomi kawasan hutan.

Ia menambahkan bahwa melalui kegiatan studi banding ini diharapkan dapat terjalin pertukaran informasi dan pengalaman dalam mengembangkan potensi wisata hutan yang berkelanjutan.

Sementara itu, Wakil Administratur KPH Gundih Anggoro Dwi Kasih menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari konsep pengelolaan wisata di KPH Pekalongan Timur yang dinilai berhasil dalam mengintegrasikan aspek ekowisata, pelayanan pengunjung, serta kolaborasi dengan masyarakat sekitar.

Pengelola Forest Kopi, Budi Santoso, menyampaikan harapannya agar kegiatan studi banding ini dapat memberikan dampak positif dalam pengembangan wisata hutan ke depan. Ia berharap sinergi antar-KPH dapat terus terjalin, sehingga inovasi dan kualitas pengelolaan wisata berbasis kehutanan semakin meningkat.

“Melalui kunjungan ini, kami berharap dapat saling berbagi pengalaman dan memperkuat jejaring pengelolaan wisata hutan. Harapannya, Forest Kopi dapat terus berkembang dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar serta tetap menjaga kelestarian hutan,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan diisi dengan pemaparan mengenai pengelolaan Forest Kopi, dilanjutkan dengan diskusi interaktif serta peninjauan langsung ke lokasi wisata. Para peserta tampak antusias menggali informasi terkait strategi pengembangan wisata, pengelolaan fasilitas, hingga potensi pengembangan usaha berbasis hutan.

Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin kerja sama yang lebih erat antar-KPH serta mendorong peningkatan kualitas pengelolaan wisata hutan di masing-masing wilayah.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh keakraban, mencerminkan komitmen bersama dalam mengembangkan sektor wisata kehutanan yang inovatif dan berkelanjutan. (Pkt/Ran)

Editor: Hening

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *