PEKALONGAN TIMUR, (19/10/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Timur terus menjalin sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Pekalongan untuk mengembangkan potensi jasa lingkungan, khususnya wisata alam yang berkelanjutan. Upaya tersebut diwujudkan melalui dialog antara Wakil Administratur KPH Pekalongan Timur, Toto Suwaranto, dan Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, Sukirman.
Dialog ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antara Perhutani dan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi kawasan hutan sebagai destinasi wisata alam yang memberikan manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, pembahasan difokuskan pada potensi pengembangan jasa lingkungan berupa wisata alam di kawasan hutan wilayah kerja KPH Pekalongan Timur. Potensi tersebut dinilai dapat dikembangkan melalui kolaborasi lintas sektor dengan tetap memperhatikan kelestarian hutan, perlindungan lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan hutan.
Wakil Administratur KPH Pekalongan Timur, Toto Suwaranto, menyampaikan bahwa pengembangan jasa lingkungan wisata alam membutuhkan dukungan dan sinergi dari berbagai pihak. Perhutani sebagai pengelola kawasan hutan berkomitmen untuk terus membuka ruang koordinasi dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan guna mendorong pengembangan wisata yang bertanggung jawab.
Menurutnya, pengelolaan wisata alam tidak hanya berorientasi pada peningkatan daya tarik destinasi, tetapi juga harus menjaga keseimbangan antara pemanfaatan potensi hutan dan upaya konservasi lingkungan. Dengan perencanaan yang tepat, kawasan hutan dapat memberikan manfaat yang lebih luas tanpa mengesampingkan fungsi ekologisnya.
Sementara itu, dialog dengan Plt. Bupati Pekalongan, Sukirman, diharapkan dapat memperkuat dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan jasa lingkungan wisata alam. Kolaborasi tersebut penting untuk mendorong pengembangan wisata yang terintegrasi, mulai dari optimalisasi potensi destinasi, dukungan infrastruktur sesuai ketentuan, hingga peningkatan keterlibatan masyarakat setempat.
Pengembangan wisata alam di kawasan hutan juga berpotensi membuka peluang usaha bagi masyarakat melalui kegiatan ekonomi produktif, penyediaan jasa wisata, pengembangan produk lokal, serta penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dengan demikian, keberadaan kawasan hutan diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Perhutani KPH Pekalongan Timur terus berupaya mengembangkan potensi jasa lingkungan secara terencana dan berkelanjutan dengan mengedepankan prinsip kelestarian hutan, kepatuhan terhadap peraturan, serta kemitraan dengan para pemangku kepentingan.
Melalui dialog dan koordinasi ini, diharapkan sinergi antara Perhutani dan Pemerintah Kabupaten Pekalongan semakin kuat dalam mendorong pengembangan wisata alam yang berdaya saing, menjaga kelestarian lingkungan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Perhutani berkomitmen menjaga kelestarian hutan, mengembangkan potensi jasa lingkungan, dan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui kolaborasi yang berkelanjutan. (Pkt/Ran)
Editor: Baim
Copyright © 2026
















Leave a Reply