KEDU UTARA (06/10/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara melalui kawasan hutan Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Gempol, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ambarawa, terus mendukung pengembangan wisata alam Curug Lawe Benowo Kalisidi yang semakin dikenal masyarakat luas. Destinasi wisata alam tersebut viral di berbagai media sosial dan terus menarik minat wisatawan, terutama karena keindahan air terjun, kesejukan hutan, serta suasana alami yang masih terjaga, Selasa (06/10).
Tingginya animo pengunjung turut memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Pengelolaan wisata yang dilakukan melalui skema kemitraan antara Perhutani dan masyarakat desa hutan menjadi ruang kolaborasi untuk mengembangkan potensi wisata sekaligus memberikan manfaat ekonomi secara langsung kepada warga.
Aktivitas wisata mendorong tumbuhnya berbagai usaha masyarakat, mulai dari kios makanan dan minuman, penjualan oleh-oleh, jasa parkir, jasa angkut pengunjung, hingga penyediaan penginapan. Perputaran ekonomi tersebut menjadi peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan pendapatan sekaligus mengembangkan usaha yang mendukung kegiatan wisata.
Administratur KPH Kedu Utara Dimyati menyampaikan bahwa pengembangan wisata alam melalui kemitraan merupakan salah satu bentuk kebermanfaatan kawasan hutan yang dapat dirasakan masyarakat.
“Curug Lawe Benowo Kalisidi memiliki potensi wisata yang sangat baik. Melalui kemitraan, Perhutani bersama masyarakat dapat mengembangkan wisata secara berkelanjutan sehingga keberadaan kawasan hutan tidak hanya memberikan manfaat ekologis, tetapi juga memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat sekitar,” ungkapnya.
Perwakilan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) yang bertugas di lokasi wisata, Muhajirin, mengatakan bahwa semakin ramainya wisatawan memberikan pengaruh positif terhadap kehidupan ekonomi warga. Masyarakat memiliki kesempatan untuk membuka berbagai usaha dan turut terlibat dalam pelayanan wisata.
“Dengan semakin dikenalnya Curug Lawe Benowo Kalisidi, desa kami juga semakin dikenal masyarakat luas. Banyak warga yang mendapatkan penghasilan dari usaha makanan, parkir, jasa angkut, maupun penginapan. Kami berharap kerja sama ini terus berjalan dan wisata semakin berkembang,” ujarnya.
Ke depan, Perhutani bersama LMDH berkomitmen menjaga kelestarian kawasan hutan sekaligus mendukung pengelolaan wisata yang tertib, aman, dan berkelanjutan. Curug Lawe Benowo Kalisidi diharapkan terus menjadi destinasi wisata unggulan yang mampu memperkenalkan potensi desa sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar. (Kdu/Nurul)
Editor: Intan
Copyright © 2026
















Leave a Reply