KEDU UTARA, PERHUTANI (12/05/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama para pengelola wisata lingkup KPH Kedu Utara sebagai upaya memperkuat sinergi dalam pengembangan wisata alam berbasis pemberdayaan masyarakat dan pelestarian kawasan hutan, Rabu (06/05).
Kegiatan rakor tersebut diikuti sejumlah pengelola wisata yang berada di wilayah kerja Perhutani KPH Kedu Utara. Dalam forum tersebut dibahas berbagai strategi pengembangan wisata, peningkatan kualitas pelayanan pengunjung, penguatan promosi digital, kebersihan kawasan wisata, hingga pentingnya inovasi wisata yang mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat desa sekitar.
Administratur KPH Kedu Utara, Andrie Syailendra, menyampaikan bahwa sektor wisata alam memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan secara berkelanjutan. Menurutnya, pengelolaan wisata tidak hanya berorientasi pada peningkatan kunjungan, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar kawasan hutan.
“Perhutani terus mendorong seluruh pengelola wisata agar selalu berinovasi dan kreatif dalam mengembangkan destinasi wisata. Dengan inovasi yang baik, wisata akan semakin berkembang dan mampu memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat desa serta pemberdayaan pemuda di sekitar kawasan hutan,” ujar Andrie Syailendra.
Ia menambahkan bahwa keterlibatan generasi muda sangat penting dalam pengembangan wisata karena pemuda memiliki kreativitas, semangat, dan kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi informasi maupun tren wisata saat ini. Oleh sebab itu, Perhutani berharap pengelola wisata dapat membuka ruang yang luas bagi pemuda desa untuk terlibat aktif dalam pengelolaan wisata, promosi digital, pengembangan UMKM, hingga kegiatan edukasi lingkungan.
Selain membahas pengembangan wisata, rakor juga menjadi sarana evaluasi dan koordinasi terkait pengelolaan kawasan agar tetap memperhatikan aspek keamanan, kebersihan, dan kelestarian hutan. Perhutani menegaskan bahwa pengembangan wisata harus berjalan seiring dengan upaya konservasi lingkungan sehingga keberadaan wisata alam tetap lestari dan dapat dinikmati secara berkelanjutan.
Sementara itu, perwakilan pengelola wisata, Syawali, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan perhatian Perhutani terhadap pengembangan wisata di wilayah KPH Kedu Utara. Menurutnya, rakor tersebut menjadi wadah penting untuk saling bertukar gagasan dan memperkuat koordinasi antar pengelola wisata.
“Kami sangat mendukung arahan dan dorongan dari Perhutani agar pengelola wisata terus berinovasi. Harapannya, wisata di wilayah KPH Kedu Utara semakin maju, mampu menarik lebih banyak pengunjung, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan pemuda desa sekitar,” ungkap Syawali.
Melalui kegiatan rakor tersebut, Perhutani KPH Kedu Utara berharap sinergi bersama pengelola wisata dapat terus terjalin dengan baik guna menciptakan destinasi wisata alam yang unggul, berdaya saing, serta tetap mengedepankan kelestarian hutan dan pemberdayaan masyarakat sekitar. (Kdu/Nurul)
Editor: Diono
Copyright © 2026
















Leave a Reply