Kegiatan koordinasi tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga kelestarian kawasan hutan sekaligus meningkatkan tata kelola wisata alam yang tertib, aman, dan ramah lingkungan. Gunung Kembang dikenal luas oleh para pendaki sebagai salah satu gunung terbersih di Jawa Tengah karena konsistensi penerapan edukasi kebersihan serta pengelolaan sampah yang baik oleh pengelola maupun komunitas pendaki.
Dalam pertemuan tersebut, Perhutani bersama pengelola basecamp membahas berbagai aspek, mulai dari peningkatan koordinasi lapangan, pengawasan jalur pendakian, edukasi kepada pendaki terkait pentingnya menjaga kebersihan hutan, hingga penguatan pelayanan wisata alam berbasis konservasi.
Administratur KPH Kedu Utara melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Wonosobo, Naufal Rafif, menyampaikan bahwa Perhutani mendukung penuh pengelolaan wisata pendakian yang tetap mengedepankan kelestarian kawasan hutan serta keselamatan pengunjung.
“Perhutani sangat mengapresiasi pengelolaan pendakian Gunung Kembang via Blembem yang selama ini dikenal baik dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Sinergi antara Perhutani dan pengelola basecamp perlu terus diperkuat agar kawasan hutan tetap lestari sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa wisata alam yang dikelola dengan baik dapat menjadi contoh positif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ekosistem hutan. Selain itu, koordinasi rutin juga diperlukan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan, kerusakan jalur, maupun peningkatan jumlah pendaki pada musim liburan.
Sementara itu, pengelola Basecamp Gunung Kembang via Blembem, Iwan Pribadi, menyampaikan terima kasih atas dukungan dan perhatian Perhutani terhadap pengelolaan wisata pendakian di kawasan Gunung Kembang.
“Kami bersama tim basecamp terus berupaya menjaga citra Gunung Kembang sebagai gunung terbersih dengan mengedepankan edukasi kepada pendaki agar membawa turun kembali sampah masing-masing. Dukungan dan koordinasi dari Perhutani menjadi semangat bagi kami untuk terus menjaga kelestarian kawasan hutan,” ungkapnya.
Melalui koordinasi tersebut, diharapkan hubungan baik antara Perhutani dan pengelola wisata pendakian dapat terus terjalin sehingga pengelolaan kawasan hutan untuk wisata alam tetap berjalan optimal, berkelanjutan, serta memberikan kenyamanan bagi seluruh pengunjung yang datang ke Gunung Kembang. (Kdu/Nurul)
Leave a Reply