Turun ke Medan Menantang, Tim KPH Pekalongan Timur Cek Kualitas Tumbuh Bibit Hutan

PEKALONGAN TIMUR (22/05/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Timur melaksanakan kegiatan Penilaian Tanaman Tahun 2026 pada Jumat (22/05) sebagai bentuk komitmen dalam menjaga keberhasilan pembangunan hutan serta meningkatkan kualitas pengelolaan sumber daya hutan secara berkelanjutan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di sejumlah petak tanaman wilayah kerja KPH Pekalongan Timur guna mengetahui tingkat keberhasilan tanaman sekaligus memastikan pertumbuhan tanaman berjalan sesuai target perusahaan.

Kegiatan penilaian tanaman dipimpin Kepala Sub Seksi Pembinaan Sumber Daya Hutan KPH Pekalongan Timur, Galuh Wibisono, mewakili Administratur KPH Pekalongan Timur. Dalam pelaksanaannya, kegiatan melibatkan jajaran Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH), petugas lapangan, mandor tanaman, serta tenaga teknis kehutanan yang secara bersama-sama melakukan pengecekan kondisi tanaman di lapangan.

Penilaian tanaman merupakan salah satu tahapan penting dalam proses pengelolaan hutan, khususnya untuk mengukur tingkat keberhasilan penanaman yang telah dilakukan sebelumnya. Melalui kegiatan tersebut, petugas melakukan pengamatan langsung terhadap kondisi tanaman mulai dari tingkat pertumbuhan, persentase hidup tanaman, kesehatan tanaman, hingga kondisi lingkungan sekitar yang memengaruhi perkembangan tanaman hutan.

Administratur KPH Pekalongan Timur melalui Kepala Sub Seksi Pembinaan Sumber Daya Hutan KPH Pekalongan Timur, Galuh Wibisono, menyampaikan bahwa penilaian tanaman menjadi bagian penting dalam upaya evaluasi keberhasilan kegiatan rehabilitasi dan pembangunan hutan yang dilakukan Perhutani. Menurutnya, keberhasilan tanaman tidak hanya diukur dari jumlah tanaman yang hidup, tetapi juga kualitas pertumbuhan tanaman sehingga nantinya mampu memberikan manfaat ekologis, sosial, maupun ekonomi bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

“Penilaian tanaman ini merupakan bagian dari evaluasi rutin perusahaan untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan tanaman tahun berjalan. Dengan adanya penilaian ini, kita dapat mengetahui kondisi riil di lapangan sehingga apabila ditemukan kekurangan dapat segera dilakukan langkah perbaikan maupun tindak lanjut secara cepat dan tepat,” ungkap Galuh Wibisono.

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan tanaman sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kualitas bibit, teknik penanaman, pemeliharaan tanaman, kondisi cuaca, hingga peran aktif petugas lapangan serta dukungan masyarakat sekitar hutan. Oleh sebab itu, sinergi seluruh pihak menjadi faktor penting dalam menjaga keberhasilan tanaman hutan.

Dalam pelaksanaan penilaian tersebut, tim melakukan pengecekan secara detail pada beberapa titik tanaman dengan metode sampling sesuai ketentuan teknis kehutanan. Selain menghitung persentase hidup tanaman, petugas juga mencatat kondisi fisik tanaman, pertumbuhan tinggi dan diameter, tingkat kerusakan tanaman, serta potensi gangguan yang dapat memengaruhi perkembangan tanaman, seperti gulma, hama, maupun faktor alam lainnya.

Kegiatan berjalan lancar dan penuh semangat meskipun dilakukan di medan lapangan yang cukup menantang. Seluruh petugas tampak antusias melakukan pemeriksaan tanaman sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga keberhasilan pembangunan hutan di wilayah KPH Pekalongan Timur.

Melalui kegiatan ini, Perhutani KPH Pekalongan Timur berharap kualitas tanaman hutan dapat terus meningkat sehingga mampu mendukung kelestarian lingkungan, menjaga fungsi hidrologis kawasan hutan, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar hutan dan keberlangsungan perusahaan.

Sementara itu, Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wana Lestari, Suparman, berharap kegiatan penilaian tanaman yang dilaksanakan Perhutani KPH Pekalongan Timur dapat terus meningkatkan keberhasilan pembangunan hutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar hutan. Menurutnya, keberhasilan tanaman hutan akan berdampak positif terhadap kelestarian lingkungan sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat desa hutan.

“Kami berharap kegiatan penilaian tanaman ini mampu menjaga kualitas dan keberhasilan tanaman hutan sehingga fungsi hutan tetap lestari serta dapat memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi masyarakat sekitar hutan,” ujar Suparman.

Dengan dilaksanakannya Penilaian Tanaman Tahun 2026 ini, KPH Pekalongan Timur menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan pengelolaan hutan secara profesional, berkelanjutan, dan berorientasi pada keberhasilan pembangunan sumber daya hutan demi terciptanya hutan lestari untuk generasi mendatang. (Pkt/Ran)

Editor: Hening
Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *