KEDU UTARA (26/09/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara melakukan monitoring dan evaluasi (monev) persemaian tanaman pinus di Petak 35N2, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kleseman, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Wonosobo, Rabu (23/09). Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan persemaian berjalan sesuai ketentuan serta mendukung tersedianya bibit pinus berkualitas untuk kegiatan penanaman.
Monitoring dilakukan dengan melihat secara langsung kondisi persemaian, mulai dari pertumbuhan bibit, pemeliharaan, penyiraman, hingga kesiapan bibit sebelum digunakan dalam kegiatan penanaman di kawasan hutan. Ketelitian dan konsistensi dalam setiap tahapan menjadi bagian penting untuk menghasilkan bibit yang sehat dan memiliki daya tumbuh yang baik.
Administratur KPH Kedu Utara Dimyati menyampaikan bahwa keberhasilan persemaian menjadi salah satu faktor penting dalam keberlanjutan pengelolaan hutan.
“Keberhasilan persemaian sangat menentukan keberlanjutan pengelolaan hutan. Karena itu, setiap tahapan harus dilakukan dengan teliti dan penuh tanggung jawab sehingga bibit yang dihasilkan benar-benar berkualitas dan siap mendukung keberlanjutan hutan,” ujar Dimyati.
Menurutnya, persemaian bukan sekadar proses menumbuhkan bibit, tetapi merupakan bagian awal dari upaya menjaga kesinambungan hutan. Bibit yang sehat dan berkualitas akan menjadi modal penting bagi keberhasilan penanaman di lapangan.
Sementara itu, mitra kerja persemaian Agus Supriyanto menyampaikan komitmennya untuk melaksanakan pemeliharaan secara optimal.
“Kami akan terus memperhatikan kondisi bibit, mulai dari penyiraman, pemeliharaan, hingga seleksi agar bibit pinus yang dihasilkan tumbuh sehat dan berkualitas,” ungkapnya.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi, Perhutani KPH Kedu Utara terus mendorong pengelolaan persemaian yang tertib, teliti, dan berkelanjutan. Upaya tersebut menjadi langkah nyata untuk memastikan setiap bibit tumbuh optimal, sehat, dan kuat serta siap mendukung keberlanjutan hutan pada masa mendatang. Dari persemaian yang terawat, diharapkan tumbuh bibit pinus berkualitas yang kelak menjadi bagian dari hutan lestari dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta lingkungan. (Kdu/Nurul)
Editor: Intan
Copyright © 2026
















Leave a Reply