Kunci Kualitas Getah Pinus, KRPH Watukumpul Pastikan Administrasi TPG Bebas Kebocoran

PEKALONGAN TIMUR (04/06/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Timur melalui Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) Watukumpul, Tamim, mewakili Administratur KPH Pekalongan Timur, melaksanakan pengecekan Tempat Penampungan Getah (TPG) Dukuh Pete pada Rabu (04/06). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya monitoring dan evaluasi lapangan guna memastikan kelancaran proses produksi dan pengelolaan hasil hutan bukan kayu berupa getah pinus.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pengawasan rutin yang dilakukan jajaran Perhutani KPH Pekalongan Timur untuk memastikan seluruh tahapan produksi getah pinus berjalan sesuai ketentuan. Selain melakukan pengecekan kondisi TPG, Perhutani juga berdialog langsung dengan para penyadap guna memperoleh informasi terkait kondisi produksi di lapangan.

Dalam kunjungan tersebut, KRPH Watukumpul Tamim bertemu dengan Munarso, salah satu penyadap aktif yang selama ini berkontribusi dalam mendukung pencapaian target produksi getah pinus di wilayah RPH Watukumpul. Pertemuan tersebut dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi dua arah untuk membahas perkembangan produksi, kendala yang dihadapi penyadap, serta langkah-langkah peningkatan produktivitas sadapan.

Saat melakukan pengecekan di TPG Dukuh Pete, Tamim memastikan proses penerimaan, penampungan, dan pengelolaan getah pinus berjalan dengan baik. Kondisi sarana dan prasarana pendukung juga menjadi perhatian dalam kegiatan monitoring guna menjamin kualitas getah yang dihasilkan tetap terjaga hingga proses pengiriman ke tahap berikutnya.

Administratur KPH Pekalongan Timur melalui KRPH Watukumpul Tamim menjelaskan bahwa keberadaan TPG memiliki peran strategis sebagai titik pengumpulan hasil produksi getah pinus sebelum dilakukan pengangkutan ke tempat pengolahan.

“Pengecekan TPG ini bertujuan untuk memastikan hasil produksi getah pinus dari para penyadap dapat tertampung dengan baik, tercatat secara tertib, dan siap diproses lebih lanjut. Selain itu, kami juga ingin mengetahui secara langsung kondisi di lapangan serta memberikan motivasi kepada para penyadap agar tetap semangat dalam mendukung pencapaian target produksi,” ungkap Tamim.

Dalam dialog bersama Munarso, dibahas berbagai hal terkait pelaksanaan penyadapan, mulai dari kondisi pohon sadap, hasil produksi yang diperoleh, hingga upaya menjaga kualitas getah agar memiliki nilai ekonomi yang optimal.

Penyadap getah pinus Munarso menyampaikan bahwa dukungan dan perhatian yang diberikan oleh jajaran Perhutani sangat membantu para penyadap dalam menjalankan aktivitas sehari-hari di kawasan hutan.

“Kami merasa diperhatikan karena petugas Perhutani secara rutin turun ke lapangan untuk melihat kondisi kami secara langsung. Dengan adanya kunjungan seperti ini, kami semakin termotivasi untuk menjaga kualitas sadapan dan meningkatkan hasil produksi,” tutur Munarso.

Kegiatan pengecekan TPG Dukuh Pete ini juga menjadi bagian dari komitmen KPH Pekalongan Timur dalam menerapkan prinsip pengelolaan hutan lestari yang mengedepankan aspek produktivitas, akuntabilitas, dan pemberdayaan masyarakat sekitar hutan. Melalui pengawasan yang berkesinambungan, diharapkan seluruh proses produksi getah pinus dapat berjalan efektif dan memberikan kontribusi positif terhadap pencapaian target perusahaan.

Tamim menegaskan bahwa kegiatan monitoring lapangan akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk pengendalian operasional dan upaya menjaga kualitas produksi hasil hutan bukan kayu. Selain memastikan pencapaian target produksi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan kemitraan antara Perhutani dan para penyadap yang berperan penting dalam pengelolaan sumber daya hutan secara berkelanjutan.

Melalui sinergi yang kuat antara Perhutani dan para penyadap, KPH Pekalongan Timur optimistis produksi getah pinus dapat terus meningkat, memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar hutan, serta mendukung terwujudnya pengelolaan hutan yang produktif, lestari, dan berkelanjutan. (Pkt/Ran)

Editor: Hening

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *