CEPU (11/06/2026) | Dalam rangka membangun sinergi dengan masyarakat, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cepu melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Nglebur melaksanakan pembinaan kepada para pesanggem dari Desa Nglebur, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, pada Rabu (10/06).
Kegiatan komunikasi sosial (komsos) dan pembinaan kepada pesanggem atau penggarap lahan di kawasan Perhutani tersebut dilaksanakan oleh Kepala BKPH Nglebur, Karyono, di petak 5094 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Nglebur dan diikuti oleh lima orang pesanggem.
Masyarakat sekitar hutan merupakan pihak yang memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian kawasan hutan. Melalui pendekatan komunikasi sosial, para pesanggem diberikan edukasi untuk memanfaatkan lahan kawasan hutan secara bijaksana, berkelanjutan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Melalui kegiatan pembinaan ini, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga risiko kerusakan hutan, seperti kebakaran hutan dan deforestasi, dapat diminimalkan.
Mewakili Administratur/Kepala KPH Cepu, Kepala BKPH Nglebur, Karyono, mengatakan bahwa kegiatan komsos dengan para penggarap lahan di kawasan hutan bertujuan memberikan pemahaman mengenai hak dan kewajiban mereka. Ia menegaskan bahwa para penggarap lahan di kawasan hutan berkewajiban ikut menjaga dan merawat tanaman kehutanan yang berada di lahan garapannya.
Lebih lanjut, Kepala BKPH Nglebur, Karyono, menjelaskan bahwa pembinaan tersebut bertujuan memberikan edukasi mengenai pentingnya fungsi hutan, tidak hanya dari aspek ekonomi, tetapi juga aspek ekologi dan sosial. Menurutnya, tujuan utama pembinaan kepada pesanggem adalah meningkatkan kesadaran akan pentingnya kelestarian hutan sekaligus membangun sinergi antara Perum Perhutani dan masyarakat sekitar hutan.
Sementara itu, penggarap lahan di kawasan hutan RPH Nglebur, Mbah Sukir, menyampaikan terima kasih kepada Perhutani yang telah memberikan kesempatan untuk menggarap lahan yang menjadi salah satu sumber mata pencaharian bagi keluarganya.
Lebih lanjut, Mbah Sukir menyatakan, “Kami siap mematuhi aturan yang berlaku serta menjaga dan merawat tanaman kehutanan Perum Perhutani KPH Cepu agar hutan tetap lestari,” pungkasnya. (Cpu/Pai)
Editor: Hening
Copyright © 2026
















Leave a Reply