Sinergi Perhutani KPH Pekalongan Barat dan LMDH Cemara Subur Wujudkan Hutan Lestari dan Ekonomi Masyarakat Berdaya

PEKALONGAN BARAT (20/06/2026) | Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa hutan sekaligus menjaga kelestarian kawasan hutan, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Barat menjalin sinergi dengan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Cemara Subur Desa Batumerah, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, untuk mendorong pengembangan usaha agroforestry melalui skema kemitraan kehutanan. Pertemuan penyamaan persepsi terkait rencana kerja sama kemitraan tersebut dilaksanakan di Pondok Pesantren Tarbiyatut Tolibin pada Jumat (19/06).

Kegiatan koordinasi dan pembahasan rencana kerja sama tersebut merupakan langkah awal dalam membangun kolaborasi yang produktif antara Perhutani dan masyarakat sekitar hutan. Melalui pola agroforestry, kawasan hutan dapat dimanfaatkan secara optimal dengan mengintegrasikan tanaman kehutanan dan komoditas pertanian bernilai ekonomi tanpa mengabaikan fungsi ekologis hutan. Pendekatan ini sejalan dengan kebijakan Perhutani yang mendorong pengelolaan hutan berkelanjutan berbasis pemberdayaan masyarakat.

Administratur/Kepala Perhutani KPH Pekalongan Barat melalui Wakil Administratur Yulianto menyampaikan bahwa kemitraan bersama LMDH merupakan bagian penting dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang produktif, lestari, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa hutan.

“Perhutani berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan masyarakat melalui skema kemitraan yang saling menguntungkan. Rencana pengembangan agroforestry bersama LMDH Cemara Subur diharapkan mampu menciptakan peluang usaha, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan,” ujarnya.

Menurutnya, pola agroforestry memiliki potensi besar untuk dikembangkan karena mampu memberikan manfaat ekonomi melalui budidaya tanaman pertanian dan hasil hutan bukan kayu, sekaligus mendukung konservasi lahan serta keberlanjutan fungsi hutan. Berbagai program kemitraan agroforestry yang telah dikembangkan Perhutani di sejumlah wilayah menunjukkan bahwa pengelolaan hutan yang melibatkan masyarakat mampu meningkatkan produktivitas lahan dan kesejahteraan warga sekitar hutan.

Sementara itu, Ketua LMDH Cemara Subur Desa Batumerah sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Tarbiyatut Tolibin Habib Soleh menyambut baik rencana kerja sama tersebut. Ia menyampaikan apresiasi kepada Perhutani yang terus memberikan pendampingan dan kesempatan kepada masyarakat untuk terlibat dalam pengelolaan hutan secara legal dan berkelanjutan.

“Kami berharap kemitraan ini dapat segera terealisasi sehingga masyarakat memperoleh manfaat ekonomi yang lebih baik. Selain meningkatkan pendapatan keluarga, program agroforestry juga dapat membuka lapangan kerja baru bagi warga desa sekitar hutan,” katanya.

Melalui sinergi antara Perhutani dan LMDH Cemara Subur, diharapkan tercipta hubungan kemitraan yang kuat, berkelanjutan, dan mampu menjadi motor penggerak peningkatan ekonomi masyarakat desa hutan. Selain itu, kolaborasi ini juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga kelestarian sumber daya hutan untuk generasi mendatang. Peran aktif LMDH sebagai mitra strategis Perhutani dinilai sangat penting dalam mendukung keberhasilan program pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan hutan berkelanjutan. (Pkb/Sgy)

Editor: Diono

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *