Perhutani KPH Pekalongan Timur Salurkan Stimulan Getah kepada KTS Sarimo untuk Tingkatkan Produktivitas Sadapan

PEKALONGAN TIMUR (22/06/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Timur melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bawang melaksanakan kegiatan distribusi stimulan getah kepada Kelompok Tani Sadap (KTS) Sarimo sebagai upaya meningkatkan produktivitas getah pinus dan mendukung kesejahteraan para penyadap. Kegiatan tersebut dilakukan oleh Kepala BKPH Bawang Sugiarto yang mewakili Administratur KPH Pekalongan Timur.

Penyaluran stimulan getah ini merupakan salah satu bentuk dukungan Perhutani kepada para penyadap dalam rangka meningkatkan hasil produksi getah pinus secara optimal. Stimulan yang diberikan diharapkan dapat membantu memperlancar proses penyadapan sehingga produksi getah yang dihasilkan dapat meningkat tanpa mengabaikan prinsip kelestarian hutan dan keberlangsungan tegakan pinus.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BKPH Bawang Sugiarto menyampaikan bahwa sektor produksi getah pinus merupakan salah satu komoditas penting yang memberikan kontribusi bagi perusahaan sekaligus menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Tani Sadap. Oleh karena itu, berbagai upaya peningkatan produktivitas terus dilakukan, salah satunya melalui penyediaan stimulan getah yang sesuai dengan standar teknis penyadapan.

“Pemberian stimulan getah ini merupakan bentuk perhatian Perhutani kepada para penyadap agar produksi getah pinus dapat terus meningkat. Kami berharap stimulan yang disalurkan dapat dimanfaatkan dengan baik sesuai petunjuk teknis sehingga hasil sadapan menjadi lebih optimal dan memberikan manfaat bagi para anggota Kelompok Tani Sadap,” ujar Sugiarto.

Selain menyerahkan stimulan getah, Kepala BKPH Bawang juga memberikan arahan kepada anggota KTS Sarimo terkait pentingnya penerapan teknik penyadapan yang benar. Menurutnya, keberhasilan peningkatan produksi tidak hanya ditentukan oleh penggunaan stimulan, tetapi juga dipengaruhi oleh kedisiplinan penyadap dalam menerapkan prosedur kerja yang sesuai, menjaga kualitas sadapan, serta memperhatikan kondisi kesehatan pohon pinus yang disadap.

Dalam arahannya, Sugiarto mengajak seluruh anggota kelompok untuk terus menjaga semangat kerja, meningkatkan kualitas hasil sadapan, serta menjaga kelestarian hutan sebagai sumber kehidupan bersama. Ia menegaskan bahwa peningkatan produksi harus berjalan seiring dengan upaya pelestarian sumber daya hutan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Sementara itu, perwakilan Kelompok Tani Sadap Sarimo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Perhutani KPH Pekalongan Timur atas dukungan yang diberikan. Menurutnya, bantuan stimulan getah sangat membantu para penyadap dalam mendukung kegiatan produksi di lapangan. Mereka berharap kerja sama yang telah terjalin selama ini dapat terus ditingkatkan demi tercapainya target produksi getah yang telah ditetapkan.

Kegiatan distribusi stimulan getah ini merupakan bagian dari strategi Perhutani KPH Pekalongan Timur dalam memperkuat sektor produksi getah pinus yang menjadi salah satu andalan perusahaan. Dengan dukungan sarana produksi yang memadai, pembinaan yang berkelanjutan, serta sinergi yang baik dengan Kelompok Tani Sadap, diharapkan produktivitas getah pinus di wilayah BKPH Bawang dapat terus meningkat dari waktu ke waktu.

Melalui program ini, Perhutani KPH Pekalongan Timur kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan produksi hasil hutan bukan kayu sekaligus memberdayakan masyarakat sekitar hutan. Dengan kerja sama yang harmonis antara Perhutani dan Kelompok Tani Sadap, diharapkan tercipta pengelolaan hutan yang produktif, lestari, dan mampu memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi seluruh pihak. (Pkt/Ran)

Editor: Diono

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *