Administratur KPH Purwodadi Tinjau Pengembangan Wisata Sendang Goa Sinawah, Siap Menjadi Destinasi Unggulan Berbasis Alam dan Edukasi

PURWODADI, PERHUTANI (23/06/2026) |Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan wisata sekaligus mengembangkan potensi wisata alam berbasis hutan, Administratur Perhutani KPH Purwodadi melaksanakan kegiatan pengecekan lokasi wisata Sendang Goa Sinawah yang berada di wilayah hutan RPH Sinawah BKPH Jatipohon, pada Selasa (23/06).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Administratur KPH Purwodadi, Untoro Tri Kurniawan, didampingi Kepala Seksi Keuangan, SDM, Umum dan IT, serta jajaran petugas BKPH Jatipohon dan pengelola wisata dari Kelompok Bangun Wana Raharja.

Pengecekan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi sarana dan prasarana wisata, aksesibilitas pengunjung, kebersihan kawasan, keamanan lokasi, serta potensi pengembangan fasilitas wisata yang dapat meningkatkan kenyamanan pengunjung tanpa mengurangi kelestarian lingkungan hutan.

Sendang Goa Sinawah merupakan salah satu destinasi wisata alam andalan Perhutani KPH Purwodadi yang menawarkan suasana hutan yang sejuk, sumber mata air alami yang jernih, serta keberadaan goa alami yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Kawasan ini juga dikenal memiliki nilai sejarah dan budaya yang kuat di tengah masyarakat sekitar, sehingga menjadi perpaduan menarik antara wisata alam, edukasi, dan kearifan lokal.

Selain menikmati keindahan alam, pengunjung dapat merasakan suasana hutan yang masih asri dengan pepohonan yang rindang, udara segar khas kawasan hutan, serta berbagai spot yang cocok untuk kegiatan rekreasi keluarga, fotografi, edukasi lingkungan, hingga kegiatan komunitas.

Administratur KPH Purwodadi, Untoro Tri Kurniawan, menyampaikan bahwa pengembangan wisata Sendang Goa Sinawah merupakan bagian dari komitmen Perhutani dalam mengoptimalkan pemanfaatan kawasan hutan secara lestari sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Sendang Goa Sinawah memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata unggulan di Kabupaten Grobogan. Keindahan alam yang masih terjaga, sumber mata air yang melimpah, serta suasana hutan yang nyaman menjadi daya tarik utama. Perhutani berkomitmen terus melakukan pengembangan secara bertahap dengan tetap mengedepankan prinsip kelestarian hutan dan pemberdayaan masyarakat sekitar,” ungkap Untoro.

Lebih lanjut, Untoro menambahkan bahwa pengembangan wisata tidak hanya berfokus pada peningkatan fasilitas, tetapi juga pada peningkatan kualitas pelayanan, keamanan pengunjung, promosi wisata, serta penguatan kolaborasi dengan masyarakat sebagai mitra pengelola.

Sementara itu, Kepala BKPH Jatipohon, Tutut Sugianto, menjelaskan bahwa keberadaan Sendang Goa Sinawah telah menjadi salah satu ikon wisata alam di wilayah BKPH Jatipohon yang terus menunjukkan perkembangan positif dari tahun ke tahun.

“Kami terus melakukan pembinaan dan pendampingan kepada pengelola wisata agar pengembangan kawasan dapat berjalan secara berkelanjutan. Potensi wisata alam yang dimiliki Sendang Goa Sinawah sangat lengkap, mulai dari keindahan sumber mata air, kawasan hutan yang asri, hingga suasana yang sangat cocok untuk wisata keluarga dan edukasi lingkungan,” jelas Tutut.

Di tempat yang sama, Ketua Kelompok Bangun Wana Raharja, Siyar, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Perhutani terhadap pengembangan wisata yang dikelola bersama masyarakat tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Perhutani KPH Purwodadi yang selama ini selalu memberikan pendampingan dan dukungan dalam pengelolaan wisata Sendang Goa Sinawah. Kehadiran wisata ini telah memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar melalui peningkatan kesempatan kerja dan tumbuhnya usaha mikro masyarakat. Kami siap bersinergi untuk terus meningkatkan kualitas wisata agar semakin dikenal oleh masyarakat luas,” ujar Siyar.

Melalui kegiatan pengecekan tersebut, Perhutani KPH Purwodadi berharap pengembangan Wisata Sendang Goa Sinawah dapat terus berjalan optimal sehingga mampu menjadi destinasi wisata alam yang menarik, aman, nyaman, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung peningkatan perekonomian masyarakat sekitar hutan serta memperkuat citra positif pengelolaan hutan lestari yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

Editor : Diono

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *