PURWODADI, PERHUTANI (22/06/2026) | Dalam upaya meningkatkan pendapatan perusahaan dari sektor penjualan hasil hutan kayu sekaligus memperluas jaringan kemitraan usaha, Perhutani KPH Purwodadi mengajak mitra industri untuk menjalin kerja sama pembelian kayu melalui kegiatan pengecekan persediaan kayu di Tempat Penimbunan Kayu (TPK) Sambirejo, Senin (22/06).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Administratur KPH Purwodadi, Untoro Tri Kurniawan, didampingi jajaran manajemen KPH Purwodadi bersama perwakilan mitra usaha dari CV. Arta Blumbang Semesta. Dalam kesempatan tersebut, rombongan melakukan peninjauan dan pengecekan langsung terhadap stok kayu yang tersedia di TPK Sambirejo sebagai bagian dari upaya mempertemukan kebutuhan industri dengan potensi produksi kayu Perhutani.
Pada kegiatan tersebut, Perhutani KPH Purwodadi menawarkan persediaan kayu yang tersedia di TPK Sambirejo sebanyak kurang lebih 2.900 meter kubik (m³) yang siap dipasarkan kepada para mitra pembeli. Persediaan kayu tersebut terdiri dari berbagai sortimen yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan industri pengolahan kayu maupun sektor usaha lainnya.
Administratur KPH Purwodadi, Untoro Tri Kurniawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi dengan pelaku usaha sekaligus mendorong optimalisasi pendapatan perusahaan melalui percepatan penjualan kayu yang tersedia.
“Perhutani KPH Purwodadi berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para mitra usaha dengan menyediakan kayu berkualitas yang berasal dari hutan yang dikelola secara lestari. Saat ini tersedia sekitar 2.900 m³ kayu di TPK Sambirejo dan TPK Wirosari yang kami tawarkan kepada calon pembeli. Kami membuka peluang kerja sama melalui mekanisme yang telah ditetapkan perusahaan, baik melalui kontrak langsung maupun penjualan retail sesuai ketentuan yang berlaku,” jelas Untoro.
Lebih lanjut, Untoro menegaskan bahwa Perhutani senantiasa mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik, transparan, dan akuntabel dalam setiap proses transaksi penjualan kayu.
“Kami berharap kerja sama yang terjalin dengan para mitra dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Selain mendukung kebutuhan bahan baku industri, kemitraan ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kontribusi sektor kehutanan terhadap perekonomian daerah dan pendapatan perusahaan,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur CV. Arta Blumbang Semesta, Cahyo, menyampaikan bahwa kunjungan ke TPK Sambirejo bertujuan untuk menjalin kemitraan yang lebih erat dengan Perhutani terkait rencana pembelian kayu guna memenuhi kebutuhan bahan baku pabrik.
“Kegiatan hari ini merupakan langkah awal untuk memperkuat kerja sama dengan Perhutani KPH Purwodadi dalam penyediaan bahan baku kayu. Kebutuhan pabrik kami saat ini kurang lebih mencapai 600 m³, sehingga kami melakukan pengecekan langsung terhadap ketersediaan dan kualitas kayu yang ada di TPK Sambirejo,” ungkap Cahyo.
Menurutnya, Perhutani menjadi salah satu pilihan utama penyedia bahan baku karena memiliki kualitas produk yang terjamin dan telah memenuhi standar internasional.
“Kami memilih kayu dari Perhutani karena kualitasnya sangat baik dan pengelolaannya telah memenuhi standar internasional yang dibuktikan melalui sertifikasi FSC. Hal ini memberikan jaminan bahwa kayu yang kami beli berasal dari sumber yang legal dan dikelola secara bertanggung jawab. Kami berharap kerja sama ini dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan, terutama dalam penyediaan kayu berkualitas dengan harga yang kompetitif,” tuturnya.
Melalui kegiatan tersebut, Perhutani KPH Purwodadi berharap dapat memperluas jaringan pemasaran hasil hutan kayu, meningkatkan kepercayaan mitra usaha, serta mengoptimalkan potensi pendapatan perusahaan melalui pengelolaan sumber daya hutan yang lestari dan berkelanjutan.
Editor : Diono
















Leave a Reply