Perhutani Siapkan Lebih dari 1,1 Juta Bibit dari Persemaian Sinawah untuk Kelestarian Hutan

PURWODADI, PERHUTANI (23/06/2026) | Dalam rangka mendukung program pembangunan kehutanan nasional serta memperkuat upaya pelestarian hutan secara berkelanjutan, Administratur Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi, Untoro Tri Kurniawan, melaksanakan kegiatan monitoring di Persemaian Sinawah, BKPH Jatipohon, Selasa (23/06). Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh proses produksi bibit berjalan sesuai target, baik dari sisi kuantitas maupun kualitas, sebagai persiapan pelaksanaan kegiatan reboisasi tahun 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Administratur didampingi jajaran manajemen KPH Purwodadi meninjau langsung berbagai tahapan kegiatan persemaian, mulai dari penyemaian benih, pemeliharaan bibit, pengendalian hama dan penyakit, hingga kesiapan sarana dan prasarana pendukung. Monitoring ini menjadi bagian dari komitmen Perhutani dalam menjaga kualitas bibit sebagai faktor utama keberhasilan penanaman dan kelestarian kawasan hutan.

Pada tahun 2026, Persemaian Sinawah ditargetkan mampu memproduksi sebanyak 1.110.975 plances bibit, yang terdiri atas 827.404 plances bibit jati serta 283.571 plances bibit tanaman rimba, meliputi gamal, jambu mete, mahoni, sonokeling, johar, randu, dan berbagai jenis tanaman rimba lainnya. Seluruh bibit tersebut akan digunakan untuk mendukung kegiatan penanaman kawasan hutan di wilayah kerja KPH Purwodadi dengan luas mencapai 955,72 hektare.

Program produksi bibit ini merupakan bagian dari upaya Perhutani dalam menjaga fungsi ekologis, ekonomi, dan sosial kawasan hutan. Selain meningkatkan tutupan vegetasi, kegiatan penanaman serta sulaman juga berperan penting dalam menjaga ketersediaan sumber daya air, mencegah erosi dan degradasi lahan, meningkatkan penyerapan karbon, serta mendukung pencapaian target pembangunan kehutanan yang berkelanjutan.

Administratur KPH Purwodadi, Untoro Tri Kurniawan, menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan hutan dimulai dari penyediaan bibit yang berkualitas.

“Persemaian merupakan fondasi utama keberhasilan kegiatan reboisasi. Bibit yang sehat dan berkualitas akan menentukan tingkat keberhasilan tanaman di lapangan. Oleh karena itu, kami terus melakukan pengawasan dan pembinaan agar seluruh proses produksi bibit memenuhi standar yang telah ditetapkan. Kami optimistis target penanaman tahun 2026 dapat terlaksana dengan baik sehingga mampu meningkatkan keberhasilan tanaman sekaligus menjaga kelestarian hutan sebagai penyangga kehidupan dan sumber kesejahteraan masyarakat,” ujar Untoro.

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan pengelolaan hutan tidak hanya diukur dari luas areal yang ditanami, tetapi juga dari tingkat hidup tanaman serta keterlibatan masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan secara berkelanjutan.

Keberadaan Persemaian Sinawah juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar melalui penyerapan tenaga kerja. Salah seorang pekerja persemaian yang merupakan warga Desa Sinawah, Heru Siswanto, menyampaikan apresiasi atas keberadaan Perhutani yang dinilai turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Perhutani karena telah memberikan kesempatan kerja kepada warga sekitar sehingga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga kami. Selain itu, Perhutani juga terus berupaya menjaga kelestarian hutan sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat hingga generasi mendatang. Kami berharap Perhutani semakin maju, jaya, dan sukses dalam mengelola hutan secara lestari demi kepentingan bangsa dan negara,” ungkap Heru.

Melalui kegiatan monitoring ini, Perhutani KPH Purwodadi menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengelolaan hutan lestari melalui penyediaan bibit unggul, pelaksanaan reboisasi yang berkualitas, serta penguatan sinergi dengan masyarakat. Langkah tersebut diharapkan mampu mewujudkan hutan yang produktif, lestari, dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan, masyarakat, serta pembangunan nasional.

Editor : Diono

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *