KEBONHARJO (23/06/2026) | Perum Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kebonharjo melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Sale berkomitmen dalam mengawal keberhasilan tanaman hutan sekaligus mempererat hubungan sosial dengan masyarakat desa hutan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pertumbuhan tanaman Jati Plus Perhutani (JPP) serta Komunikasi Sosial (Komsos) bersama Masyarakat Desa Hutan (MDH) di petak 122C Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Terongan pada Selasa (23/06).
Kegiatan lapangan ini difokuskan pada area tanaman Jati JPP dengan sistem agroforestry (tumpangsari) tahun tanam 2025. Selain mengamati dan mengevaluasi perkembangan fisik tegakan jati agar tumbuh optimal sesuai standar kelestarian, petugas Perhutani juga berinteraksi langsung dengan para pesanggem yang sedang beraktivitas di lahan tersebut.
Administratur KPH Kebonharjo melalui Kepala BKPH Sale, Murtopo, menyampaikan bahwa monitoring berkala di petak 122C sangat penting untuk memastikan tingkat keberhasilan tanaman Jati JPP yang diproyeksikan menjadi pilar produksi masa depan.
“Melalui metode tumpangsari, masyarakat sekitar hutan diberikan ruang untuk menanam tanaman semusim seperti jagung yang terbukti efektif menunjang ketahanan pangan dan ekonomi keluarga mereka,” ujar Murtopo.
Ia menambahkan bahwa di sela kegiatan pemantauan, dialog komunikasi sosial berlangsung secara hangat dan humanis. Petugas memberikan edukasi serta apresiasi kepada MDH atas peran aktif dalam merawat kebersihan tanaman pokok jati di sela kegiatan pengelolaan lahan, sekaligus menjaga keamanan hutan dari potensi gangguan. Sinergi ini diharapkan dapat mewujudkan hutan lestari dan masyarakat desa hutan yang semakin sejahtera.
Sementara itu, salah satu pesanggem, Sunarti, menyampaikan apresiasinya karena dapat bekerja sama dengan Perhutani dalam pengelolaan lahan hutan untuk budidaya tanaman pangan seperti jagung sesuai arahan dan program yang telah ditetapkan.
“Mewakili para pesanggem, kami mengucapkan terima kasih kepada Perhutani KPH Kebonharjo yang telah memberikan kesempatan kerja sama dengan masyarakat sekitar hutan untuk mengelola lahan pertanian secara berkelanjutan,” ujar Sunarti.
Ia berharap kerja sama tersebut dapat terus berlanjut dan saling menguntungkan, di mana masyarakat dapat menanam tanaman pangan, sementara tanaman pokok kehutanan tetap tumbuh subur karena turut dirawat bersama sehingga tetap sehat, optimal, dan produktif. (Kbh/Ari)
Editor: Hening
Copyright © 2026
















Leave a Reply